Keracunan Massal di Purwakarta: 159 Warga Terdampak Usai Hajatan

dok.ist
FOTO: ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Purwakarta, Jawa Barat, baru-baru ini menjadi saksi dari sebuah insiden keracunan massal yang menimpa warga setempat. Sebanyak 159 orang dilaporkan mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam sebuah hajatan di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani. 

 

Awal Mula Insiden

 

Peristiwa naas ini berawal dari pesta sunatan yang diadakan di Kampung Sukamulya pada Minggu, 5 Mei 2024. Tak lama setelah acara, para tamu yang hadir mulai merasakan gejala keracunan seperti diare, muntah, dan pusing. 

 

Penanganan Medis Darurat

 

Korban keracunan bergegas mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Sukatani.

Dengan jumlah pasien yang terus bertambah, beberapa di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta karena kondisi yang lebih serius. 

 

Penyelidikan dan Temuan

 

Kepolisian setempat langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab keracunan.

Baca Juga:Motor Terbang Nyungsep Menabrak Atap Rumah Warga di BalikpapanKAI Menghimbau Masyarakat Waspada Penipuan Berkedok Rekrutmen

Dari pemeriksaan sementara yang dilakukan oleh Laboratorium Kesehatan Daerah, ditemukan kandungan nitrit dalam beberapa sampel makanan yang disajikan di hajatan tersebut. 

 

Kesaksian Korban

 

Salah satu korban, Yoyoh, mengungkapkan kecurigaannya terhadap makanan berbahan daging yang disajikan. Menurutnya, ada keanehan pada rasa daging tersebut yang berbeda dari biasanya. 

 

Kondisi Terkini

 

Hingga Senin sore, tercatat 14 orang masih dirawat di fasilitas kesehatan, sementara sisanya telah diizinkan pulang.

Pihak rumah sakit dan kepolisian terus bekerja sama untuk memastikan keselamatan warga dan mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. 

 

Kesimpulan

 

Insiden ini menjadi pengingat penting bagi kita semua tentang pentingnya memastikan keamanan pangan.

Kejadian di Purwakarta ini menunjukkan betapa cepatnya sebuah perayaan bisa berubah menjadi tragedi. Semoga para korban yang terdampak segera pulih dan dapat kembali ke kehidupan sehari-hari mereka.

0 Komentar