Hari Keluarga Ke-31 & Hari Anak Nasional Ke-40 Tahun 2024 – Video

Hari Keluarga Ke-31 & Hari Anak Nasional Ke-40 Tahun 2024
0 Komentar

Pemda Kota Cirebon menyelenggarakan Hari Keluarga Nasional ke-31 dan Hari Anak Nasional ke-40 tahun 2024. Seribu hari kehidupan pertama menentukan kualitas kehidupan, mencetak keluarga dan generasi yang cerdas.

Keluarga memiliki peran yang cukup penting guna mencetak generasi cerdas, dalam peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 dan Hari Anak Nasional ke-40 tahun 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Daerah Kota Cirebon, khususnya Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana, yang digelar di salah satu hotel di Jalan Wahidin.

Hal penting yang patut diperhatikan adalah seribu hari pertama kehidupan. Kasus gagal tumbuh kembang menjadi agenda penting nasional, terutama masalah stunting. Sehingga upaya terus dilakukan oleh pemerintah berkolaborasi dengan stakeholder maupun pihak swasta untuk melakukan intervensi, terutama dalam pemberian makanan tambahan.

Baca Juga:Disbudpar Catat Sejumlah Desa Ajukan Diri Jadi Desa Wisata – VideoSampah Di TPS Japura Kidul Luber Ke Bahu Jalan – Video

PJ Sekda Kota Cirebon, yang hadir dalam kegiatan, menyampaikan beberapa hal penting, khususnya dalam menangani masalah stunting, dari mulai pra-nikah hingga keluarga memiliki anak sampai dua tahun, agar pemenuhan gizinya bisa diperhatikan.

Sementara untuk memberi pengetahuan dan edukasi kepada para peserta, DP3APPKB menghadirkan sejumlah tokoh dari BKKBN Provinsi Jawa Barat. Ketua TP PKK Kota Cirebon mengenai penanganan stunting, perlunya analisis, rembug stunting, pembinaan kaderan tim pembinaan kader, pengukuran publikasi stunting dan review stunting, sehingga prevalensi stunting 14 persen tercapai.

Dalam seminar juga turut dihadirkan trainer kesehatan, dokter Tan Shot Yen. Dalam pemaparannya menjelaskan, stunting memiliki tiga pokok bahasan, di antaranya gangguan gizi kronik yang terjadi sejak ibunya hamil sampai anak berusia dua tahun.

Sehingga untuk mencegah stunting itu sejak hamil hingga anaknya umur dua tahun, karena otak manusia sudah terbentuk di usia dua tahun. Diharapkan melalui kegiatan ini, akan memberi pengetahuan bagi seluruh kader posyandu maupun TPPS untuk mencegah kasus stunting baru, dan bisa mewujudkan generasi yang cerdas untuk Indonesia emas tahun 2045.

0 Komentar