Tanda Gigi Berlubang, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Dengan Mudah

foto:halodoc
foto:halodoc
0 Komentar

Jika hal ini terjadi, maka penderita disarankan untuk segera mengunjungi dokter gigi. Karena jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri pada gigi. Di mana, gejala ini menandakan bahwa gigi sudah dalam keadaan yang buruk.

5. Bau Mulut

Bau mulut juga bisa menjadi salah satu tanda gigi berlubang yang jarang disadari. Pasalnya, bau mulut pun cenderung tidak disadari oleh penderitanya. Bau mulut tersebut terjadi karena adanya penumpukan bakteri yang berkembangbiak pada gigi berlubang yang tidak dibersihkan.

Jika tidak segera ditangani, maka gigi berlubang tersebut dapat menyebabkan bau mulut berkepanjangan. Hal ini tentu akan mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari penderita.

Baca Juga:Bagaiman Craa Mengenali Gigi Berlubang? Tak Perlu Khawatir 4 Cara Mentasi Gigi BerlubangPresiden Jokowi Melantik Taruna Ikrar Menjadi Kepala BPOM

6. Gangguan Tidur

Tanda gigi berlubang selanjutnya adalah munculnya rasa nyeri tanpa mengenal waktu, termasuk saat penderitanya tidur. Hal ini dapat menyebabkan tidur penderita menjadi tidak nyenyak dan kualitas tidurnya pun menurun.

Penyebab Gigi Berlubang

Gigi berlubang disebabkan oleh tumpukan plak yang menempel di gigi. Plak tersebut berasal dari sisa-sisa makanan yang mengandung pati dan gula. Apabila tidak rutin dibersihkan, plak tersebut akan diubah menjadi asam oleh bakteri di dalam mulut.

Akibatnya, asam tersebut akan secara perlahan mengikis lapisan paling luar dari gigi (enamel). Seiring berjalannya waktu, akan terbentuk lubang pada gigi. Apabila terus dibiarkan, asam dan bakteri akan semakin menggerogoti hingga bagian dalam sampai ke pulpa gigi.

Adapun beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang adalah sebagai berikut:

  • Faktor usia. Seiring berjalannya usia, enamel gigi akan menipis secara alami dengan produksi air liur yang semakin menurun.
  • Terlalu sering mengonsumsi makanan dan minuman manis.
  • Jarang sikat gigi, terlebih setelah makan.
  • Tidak menggunakan pasta gigi dengan kandungan fluoride.
  • Mengidap gangguan makan, seperti bulimia atau anoreksia.
  • Menderita mulut kering dan penyakit refluks asam lambung (GERD).
  • Rutin mengonsumsi produk herbal atau suplemen yang mengandung gula maupun pemanis buatan.
0 Komentar