RADARCIREBON.TV- Kita sering menemukan atau mendengar makanan yang berformalin atau berbahan pengawet yang sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh kita salah satunya dalam makanan bakso.
Untuk jenis pengawet pada makanan berbahaya dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan, termasuk kanker.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai jenis formalin atau pengawet makanan berbahaya, sehingga berbagai gangguan kesehatan dapat di hindari.
Baca Juga:10 Bahaya Mengonsumsi Makanan Junk Food Yang Salah Satunya Bakso !Ternyata Cangkang Telur Bisa Di Buat Sebagai Bubuk Kalsium Untuk Kesehatan.
Pengawetan makanan di lakukan sebagai upaya untuk menghambat atau mencegah penguraian, pengasaman, fermentasi, dan kerusakan lain pada makanan yang di sebabkan oleh bakteri, jamur, maupun mikroba.
Namun, di balik fungsinya tersebut, ditemukan beberapa jenis pengawet makanan berbahaya pada makanan olahan.
Jika di konsumsi, pengawet makanan tersebut dapat menyebabkan masalah kesehatan serius di masa mendatang.
Beragam Jenis Pengawet Makanan Berbahaya yang Perlu Di hindari
1. FormalinFormalin merupakan larutan formaldehida dalam air yang digunakan untuk mencegah pertumbuhan dan perkembangan mikroba.
Bahan kimia satu ini sering di temukan dalam beberapa makanan, seperti mie, bakso, tahu, ikan, dan berbagai makanan laut.
Jika di konsumsi dalam jumlah banyak atau dalam waktu yang lama, formalin dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius.
Beberapa masalah kesehatan yang dapat di timbulkan dari jenis pengawet makanan berbahaya satu ini adalah gangguan pada hati, jantung, ginjal, serta otak, bahkan menyebabkan kanker.
Baca Juga:Gunakan Pupuk Alami Dengan Pemanpaatan Cangkang Telur.4 Manfaat Putih Telur Yang Wajib Kita Ketahui Untuk Kesehatan Tubuh Kita.
2. BoraksJenis pengawet makanan berbahaya lainnya adalah boraks atau asam borat. Senyawa putih yang larut dalam air ini sering di gunakan sebagai pengawet pada beberapa makanan, seperti bakso, mie, siomay, dan pangsit.
Tujuannya adalah untuk menjaga penampilan dan tekstur makanan agar tetap kenyal.
Namun, jika di konsumsi boraks dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan, seperti kerusakan ginjal, gangguan pada sistem reproduksi dan hormon, dan kanker.
3. Natrium benzoatNatrium benzoat atau sodium benzoate juga merupakan jenis pengawet makanan berbahaya yang sering ditemukan dalam berbagai produk makanan dan minuman olahan.
Menurut penelitian, pengawet makanan ini diduga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker, terutama jika di tambahkan dengan vitamin C.
Campuran ini nantinya akan menghasilkan benzene, yaitu suatu zat kimia yang sifatnya memicu kanker (karsinogenik).