Warga Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, mengalami insiden meresahkan akibat proyek pembangunan pipa transmisi gas bumi jalur Cirebon. Sebuah rumah milik warga mengalami kerusakan serius setelah diduga terdampak kebocoran pada jalur galian proyek tersebut pada Rabu malam.
Dumi, cucu pemilik rumah yang berada di Blok Tegal Lempuyang, Desa Tegalgubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, mengaku trauma dan dirugikan secara materi akibat masuknya air bercampur lumpur ke dalam rumahnya.
Kejadian masuknya air berlumpur secara tiba-tiba pada malam hari merusak keramik rumah dan menimbulkan bunyi retakan pada bawah lantai yang membuat sekeluarga panik. Kejadian ini bukan kejadian biasa; pemilik rumah merasa sangat terganggu dan tertekan.
Baca Juga:Desa Gegesik Lor Lakukan Program Ketahanan Pangan – VideoIrigasi Pertanian Di Desa Beringin Terputus Dan Mati – Video
Fenomena keluarnya lumpur juga dirasakan oleh Carkim, seorang Ketua RT, yang membenarkan bahwa sumurnya mengeluarkan lumpur, dan ada tujuh sumur warga lainnya yang berubah menjadi lumpur. Kejadian ini diduga diakibatkan adanya pembangunan proyek tersebut. Sejak kejadian itu, Carkim telah mencoba menghubungi pihak pelaksana proyek untuk meminta kejelasan dan tanggung jawab. Namun, penanganan yang diterimanya dianggap tidak profesional.
Sejauh ini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait perihal dampak galian pipa gas yang menimpa rumah warga tersebut. Carkim berharap Pemerintah Desa dan aparat setempat, termasuk Kuwu, segera turun tangan untuk meninjau langsung kondisi rumahnya dan menjembatani komunikasi dengan pihak pelaksana proyek.