Kecintaan fans terhadap pemain muda lokal memang menjadi salah satu identitas kuat Persib. Dan Zulkifli mampu menjawabnya dengan performa menjanjikan, bukan hanya janji.
Zulkifli sadar, pertandingan melawan Port FC bukan akhir. Justru baru awal dari tantangan besar musim ini. Persib tak hanya akan bersaing di Liga 1, tapi juga di kancah Asia. Bagi pemain muda sepertinya, tantangan tersebut adalah motivasi besar.
“Mengenai hasil pertandingan, mungkin pelatih juga ingin melihat proses kita yang sedang persiapkan untuk kompetisi dan di Asia nanti. Jadi terus berproses, hasil hari ini bukan jadi satu acuan khusus,” ujarnya dewasa.
Baca Juga:Manila Digger FC: Klub Pendatang Baru yang Siap Hadang Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL-2)Duel Panas Persib vs Port FC: Jupe Dilarikan ke RS, Tulang Rusuk Patah!
Bermain untuk Persib senior di usia 18 bukan perkara mudah. Banyak pemain muda yang ragu ketika diberi kesempatan. Tapi tidak dengan Zulkifli. Ia menjawab tantangan itu dengan keberanian dan determinasi tinggi. Masih banyak yang perlu diasah—fisik, visi bermain, serta pemahaman taktik di level atas—namun prosesnya berjalan positif.
Dan bagi Bobotoh, yang paling dibutuhkan bukan hanya pemain bintang, tapi sosok yang tumbuh bersama klub dan punya identitas Maung sejati. Dalam Zulkifli, benih-benih itu terlihat jelas.
