Sementara itu, Chelsea datang ke final sebagai kuda hitam. Meskipun tidak berstatus juara Liga Champions, The Blues lolos ke turnamen lewat jalur koefisien UEFA dan membuktikan kapasitasnya di setiap pertandingan.
Di semifinal, Chelsea menumbangkan Fluminense 2-0 dengan gaya bermain atraktif. Pelatih Enzo Maresca mengandalkan talenta muda seperti Cole Palmer, Joao Pedro, dan Enzo Fernández, menjadikan mereka tim dengan potensi besar sekaligus ancaman nyata bagi PSG.