Di musim 2022/2023, posisi Jay makin kokoh. Ia bermain sebanyak 32 laga di Eredivisie dan membantu Go Ahead Eagles finis di posisi ke-11, yang tergolong prestasi stabil untuk tim promosi.
Gaya Bermain dan Statistik :
- Fisik superior, kuat dalam duel aerial
- Ball-playing defender: keahlian umpan pendek & penguasaan bola di lini belakang
- Bukan tipe bek agresif yang gemar melakukan tekel keras, melainkan lebih konsentrasi tinggi dan cerdas membaca situasi
- Statistik musim terakhir menunjukkan peningkatan, layak dianggap sebagai calon idola di lini pertahanan
Setelah meninggalkan Eagles, Jay bergabung dengan Venezia dan menjadi kapten musim lalu. Ia memainkan peran vital di pertahanan, menjadi tumpuan saat Venezia kembali promosi ke Serie A meski kemudian turun kasta kembali.
Selain menjadi jantung pertahanan klub, Jay menunjukkan dedikasi yang tinggi terhadap Timnas Indonesia. Ia telah mengantongi caps senior dan menjadi simbol soliditas tim Merah Putih. Jay juga aktif menyerukan kebersamaan dan semangat kebangsaan demi mengangkat prestasi Indonesia di kancah Piala Dunia 2026.
Baca Juga:Identitas Terungkap! Bukan Lagi Wacana, Mauro Zijlstra Hampir Resmi Jadi WNI : Timnas Siap Tambah Mesin Gol.Siap-siap Meledak! Punya Darah Indonesia Dari Bandung, Mauro Zijlstra Siap Jadi Mesin Gol Baru Timnas!
Sebagai seorang kapten, Jay Idzes menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap tanggung jawabnya. Meski tidak menutup kemungkinan adanya peluang transfer yang menarik, ia tetap profesional dan siap memberikan yang terbaik di mana pun berkarier. Keputusannya untuk memilih Indonesia dibandingkan Belanda menunjukkan karakter yang kuat dan visi jangka panjang untuk berkontribusi bagi sepak bola Indonesia.
