Pasca Dipermalukan Grimsby, Manchester United dan Amorim di Persimpangan Jalan

Sepakbola Dunia
Amorim secara terbuka mengaku malu dan meminta maaf kepada fans. Foto: Ig rubenamorimoficial/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Kekalahan Manchester United dari Grimsby Town di ajang Carabao Cup menjadi salah satu momen paling memalukan dalam sejarah modern klub.

Tersingkir lewat adu penalti 12-11 setelah bermain imbang 2-2, United bukan hanya kehilangan peluang meraih trofi, tetapi juga memperlihatkan kelemahan mendasar dalam taktik dan mental.

Ruben Amorim, manajer baru yang direkrut dengan ekspektasi besar, kini menjadi sorotan utama.

Baca Juga:Rp Milyaran Dihabiskan untuk Dua Rekrutan Bintang, Persib Jadi Klub Termahal di BRI Super League Musim IniAmorim Sebut MU Belum Siap, Realitas Kelam Setan Merah Jelang Era Baru

Amorim malu, MU kalah

Sejak hasil itu, atmosfer di Old Trafford berubah muram. Amorim secara terbuka mengaku malu dan meminta maaf kepada fans, namun banyak pihak menilai kekalahan dari tim kasta bawah adalah tanda masalah yang jauh lebih besar.

Ada beberapa faktor yang diyakini sebagai penyebab utama kekalahan ini.

1. Kesalahan pertahanan dan kiper

Blunder di lini belakang serta kesalahan Andre Onana dalam mengantisipasi tembakan sederhana membuat MU tertinggal lebih dulu.

2. Taktik yang kaku

Amorim tetap ngotot memakai formasi 3-4-3 meski situasi pertandingan tidak mendukung. Skema ini membuat serangan MU tidak efektif.

3. Mental pemain runtuh

Meskipun sempat bangkit lewat gol Maguire dan Mbeumo, para pemain gagal menjaga ketenangan saat adu penalti. Rasa percaya diri mereka terlihat rapuh.

•Kritik pedas dari publik dan pundit

Kekalahan itu segera memicu reaksi keras. Mantan pemain dan pengamat menuding MU tampil tanpa ambisi. Gabby Agbonlahor bahkan menyebut Amorim dan para pemainnya “pengecut” serta menyarankan klub mengembalikan uang tiket kepada fans.

Phil Jones, mantan bek United, juga heran dengan keputusan Amorim memasang lima bek menghadapi tim divisi dua. Baginya, itu menunjukkan rasa takut, bukan rasa percaya diri. Media Inggris menggambarkan proyek Amorim sebagai gagasan megah yang gagal menemukan tempatnya.

Permintaan maaf Amorim

Dalam konferensi pers, Amorim mengatakan “Semuanya berjalan salah.” Ia menegaskan kekalahan itu adalah tanggung jawabnya dan mengakui rasa malu yang mendalam.

Baca Juga:Sesko Debut Starter di MU, Statistik Kontra Grimsby Bikin Geleng KepalaErick Thohir Soroti Kedatangan Thom Haye ke Persib, Pesan Penting untuk Apresiasi Pemain Diaspora di Liga 1

Amorim juga realistis bahwa satu-satunya peluang meraih gelar musim ini tinggal di Piala FA.

Namun, permintaan maaf itu tidak cukup untuk meredakan kekecewaan. Kritik terhadap taktik, pemilihan pemain, dan kurangnya fleksibilitas tetap mengemuka.

0 Komentar