Pertaruhan Papan Bawah Klasemen, PSBS Biak vs Persik Kediri Berebut Pintu Keluar Dari Zona Degradasi!

Sepakbola Indonesia
Kedua tim, yang berada di zona degradasi dan sama-sama baru mengemas satu poin dari tiga laga awal, akan saling jegal untuk meraih kemenangan perdana mereka. Foto: Ig liga1match/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Pada pekan keempat BRI Super League 2025/2026, laga antara PSBS Biak dan Persik Kediri bukan lagi sekadar pertandingan biasa.

Kedua tim, yang berada di zona degradasi dan sama-sama baru mengemas satu poin dari tiga laga awal, akan saling jegal untuk meraih kemenangan perdana mereka.

Duel sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (29 Agustus 2025).

Baca Juga:Rp Milyaran Dihabiskan untuk Dua Rekrutan Bintang, Persib Jadi Klub Termahal di BRI Super League Musim IniAmorim Sebut MU Belum Siap, Realitas Kelam Setan Merah Jelang Era Baru

Rekor, Momentum, dan Kepercayaan Diri

PSBS Biak memegang catatan yang cukup menjanjikan ketika menghadapi Persik Kediri. Dalam dua pertemuan musim lalu, mereka tidak terkalahkan dengan sekali menang dan sekali imbang, termasuk satu clean sheet.

Namun, bicara performa terkini, PSBS sedang dalam tren buruk. Mereka belum meraih kemenangan dalam enam laga terakhir (empat kalah, dua imbang), dan kemenangan terakhir tercatat pada 3 Mei 2025 saat menaklukkan Persita Tangerang 2-0.

Sementara itu, Persik Kediri berada dalam situasi serupa. Mereka baru meraih satu poin dari tiga pertandingan awal. Catatan mereka menunjukkan tiga kekalahan dan dua imbang dalam lima laga terakhir, sedangkan kemenangan terakhir terjadi pada 11 Mei 2025, saat mengalahkan Arema FC 3-0.

Plus-Minus Kedua Tim dan Strategi Pelatih

Dari sisi Persik Kediri, motivasi untuk meraih kemenangan pertama sangat tinggi. Pelatih Ong Kim Swee menegaskan bahwa ia menginginkan konsistensi permainan dari seluruh tim, bukan sekadar mengandalkan satu atau dua pemain saja.

Selain itu, keputusan bermain di stadion netral akan meredam tekanan publik, yang bisa menjadi keuntungan taktis bagi tim tamu.

Namun, ada pula tantangan bagi Persik, belum menemukan form terbaik di awal musim dan terdapat isu cedera ringan yang menimpa Francisco Carneiro dan Imanol Garcia.

Selain itu, lini serang mereka belum menunjukkan tajinya—hanya mampu mencetak satu gol per pertandingan rata-rata.

Baca Juga:Sesko Debut Starter di MU, Statistik Kontra Grimsby Bikin Geleng KepalaErick Thohir Soroti Kedatangan Thom Haye ke Persib, Pesan Penting untuk Apresiasi Pemain Diaspora di Liga 1

PSBS Biak di sisi lain juga memiliki motivasi kuat. Pelatih Divaldo Alves, yang musim lalu sempat menyelamatkan Persik dari degradasi, kini dihadapkan pada eks klubnya dan punya agenda membawa perubahan moral dan performa bagi PSBS.

Rekor pertemuan yang sedikit condong ke arah PSBS juga menjadi modal penting, termasuk kemenangan 1–0 di Kediri musim lalu.

0 Komentar