Beasiswa LPDP 2026! Prioritaskan STEM dan Jurusan Strategis, 80 % Dirancang Untuk Penguatan SDM Nasional

Beasiswa LPDP
Pemerintah melalui LPDP dan kementerian terkait menekankan bahwa proses seleksi beasiswa akan tetap memberikan ruang bagi pendaftar. Foto: Ig lpdp_ri/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) bakal mengalami perubahan signifikan pada periode seleksi 2026.

Salah satu inovasi utama adalah penajaman fokus pada bidang STEM Science, Technology, Engineering, and Mathematics, serta kedelapan sektor strategis yang ditentukan untuk memperkuat arah pembangunan nasional.

Perubahan ini bukan sekadar signal politik mulai tahun depan, sebagian besar alokasi beasiswa akan diarahkan untuk mendukung keilmuan dan program studi yang berfokus pada riset fundamental dan pengembangan aplikatif di sektor strategis seperti pangan, energi, kesehatan, pertahanan, maritim, hilirisasi dan industrialisasi, digitalisasi (termasuk kecerdasan buatan dan semikonduktor), serta material dan manufaktur maju.

Baca Juga:Peluang Emas di Tengah Tantangan Ekonomi! Daftar Beasiswa S1 hingga S3 yang Masih Dibuka September 2025Beasiswa Anak Nusantara 2025 Peluang Beasiswa Komprehensif Bagi Siswi Yatim dan Dhuafa Menuju Perguruan Tinggi

Menurut data terbaru, proporsi beasiswa untuk bidang STEM diperkirakan mencapai 80 %, sebagian besar terbagi antara riset fundamental dan terapan. Sisanya diallokasikan untuk mendukung industrialisasi dan bidang lain yang berkontribusi strategis.

Mekanisme dan Strategi Baru

Pemerintah melalui LPDP dan kementerian terkait menekankan bahwa proses seleksi beasiswa akan tetap memberikan ruang bagi pendaftar, namun dengan formula penilaian yang lebih ketat. Meski tidak diterapkan kuota kaku, pendaftar dari bidang STEM akan memiliki peluang lebih besar diterima.

Penentuan kampus tujuan dan program studi juga diperkirakan akan lebih terarah. Daftar universitas khususnya yang memiliki reputasi unggul baik di dalam maupun luar negeri serta prodi spesifik, akan ditentukan bersama oleh Kemdiktisaintek dan Kemenko PMK.

Dalam pengembangan program, LPDP menyiapkan dukungan dalam bentuk kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri, termasuk skema double degree maupun joint degree. Selain meningkatkan kualitas pendidikan, ini juga membuka peluang kolaborasi strategis di masa depan.

Biaya & Dana Abadi LPDP

LPDP tetap memastikan bahwa meski terjadi penyesuaian kuota ataupun skema beasiswa, dana abadi pendidikan tetap aman dan tersedia untuk pembiayaan program tahun selanjutnya.

Per Juni 2025, total dana abadi lembaga mencapai sekitar Rp154,11 triliun, mencakup dana pendidikan, penelitian, perguruan tinggi, dan kebudayaan yang menjadi penopang keberlanjutan program LPDP ke depan.

~Ringkasan Inti Perubahan Beasiswa LPDP 2026

•Aspek Rincian

  1. Fokus Bidang Utamanya pada STEM dan delapan sektor strategis multidimensi.
  2. Proporsi Alokasi Sekitar 80% beasiswa dialihkan ke jurusan STEM dan riset aplikatif.
  3. Skema Seleksi Formula ketat, pendaftar STEM memiliki peluang lebih besar.
  4. Penentuan Prodi & Kampus Terarah, ditentukan oleh kementerian terkait dan LPDP.
  5. Kerjasama Akademik Skema joint/double degree dengan perguruan dalam dan luar negeri.
  6. Dana dan Kuota Dana abadi aman, skema berubah tapi tetap berkelanjutan.
0 Komentar