Efek Ideologis & Teknis Kritik VAR
Kritik Divaldo bukan sekadar ekspresi ketidakpuasan biasa. Ini menggambarkan ketidakpastian teknis dalam sistem officiating Indonesia, yang bila dibiarkan dapat berdampak pada moral tim, kepercayaan, hingga integritas kompetisi.
- Moral pemain : Kesalahan wasit apalagi tanpa peninjauan ulang melalui teknologi bisa membuat mental tim mudah goyah.
- Rasa keadilann: Ketidakkonsistenan dalam penggunaan VAR memicu pertanyaan mengenai fair play, terutama jika salah satu kubu seolah mendapat perlakuan berbeda.
- Reputasi liga : BRI Super League musim ini diklaim lebih kompetitif, namun kritik berulang terhadap penggunaan teknologi mencoreng kepercayaan publik.
Kesimpulan & Langkah Selanjutnya
PSBS sejauh ini belum menunjukkan performa yang konsisten. Lini tengah yang melemah, margin kekalahan yang tak terlalu rapat, serta kontroversi atas penggunaan VAR menjadi tiga titik sorotan utama.
Pelatih Divaldo Alves kini memiliki dua tugas utama.
Baca Juga:Hasil Akhir Dewa United vs Persija Jakarta Macan Kemayoran Amankan Kemenangan 1-3 di Bri Super League Hari iniFC Bhayangkara vs Persis Solo: Hasil, Statistik, dan Analisis Bri Super League Indonesia 2025
1. Memulihkan moral dan fokus tim, terutama dengan persiapan intens jika ingin segera meraih kemenangan pertama.
2. Mengadvokasi penggunaan VAR yang lebih konsisten dan transparan, demi mengurangi potensi kesalahpahaman dan frustrasi di masa depan.
Jika PSBS mampu tetap bertahan dan menyulap potensi menjadi prestasi, kritik Divaldo bisa menjadi akar perubahan tak hanya untuk timnya, namun sistem kompetisi secara keseluruhan.