Kiper Timnas Ernando Ari Ajak Persatuan di Tengah Demo Seluruh Indonesia

Persebaya Surabaya
Foto: Chanel WhatsApp Persebaya Fans
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Indonesia sedang menghadapi ketegangan yang tinggi sejak Kamis, tanggal 28 Agustus 2025. Demonstrasi yang awalnya bertujuan untuk mengkritik performa buruk pemerintah dan DPR RI berubah menjadi kekacauan di berbagai daerah.

Peristiwa tragis ini dimulai ketika seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan meninggal setelah ditabrak oleh kendaraan taktis Brimob yang melaju cepat di tengah kerumunan pengunjuk rasa di Jakarta, pada malam Kamis, tanggal 28 Agustus 2025.

Insiden tersebut memicu reaksi marah dari masyarakat yang meluas hampir di seluruh penjuru Indonesia.

Baca Juga:Federico Barba Resmi ke Persib: 'Saya Siap Berjuang untuk Bobotoh!Kartu Merah Berkali-kali! Persijap vs Arema FC Imbang Tanpa Gol

Aksi dari massa berubah menjadi kerusuhan yang ditandai dengan pembakaran kantor polisi, gedung DPRD, serta fasilitas publik seperti halte.

Karena situasi yang semakin tidak aman, penyelenggara Liga 1 memutuskan untuk membatalkan semua pertandingan yang dijadwalkan pada Minggu, 31 Agustus 2025, termasuk pertandingan PSM melawan Persebaya.

Di tengah situasi yang tegang ini, kiper Timnas Indonesia dan penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari, menyampaikan pesan positif pada unggahan di Instagram Story.

Pesan tersebut berasal dari Azrul Ananda, Presiden sekaligus CEO Persebaya, yang mengajak masyarakat untuk mempertahankan persatuan.

“Rekan-rekan pendukung Persebaya di seluruh dunia, saya percaya kita semua merasakan hal yang sama. Campur aduk antara kemarahan, kekecewaan, serta kepedihan dan kesedihan terhadap kondisi yang sedang berlangsung di negeri kita tercinta.

Dengan semua yang telah terjadi dalam beberapa hari terakhir, saya yakin pesan utama yang diharapkan masyarakat telah tersampaikan, didengar, bahkan dirasakan oleh para pemimpin kita. Perubahan tidak dapat dihindari.

Transformasi menuju yang lebih baik seharusnya sudah dan akan terwujud. Namun mari kita fokus untuk melangkah maju. Jangan sampai kita menambah kemarahan dan kekecewaan ini ke arah yang berbahaya, yaitu saling membenci dan menyakiti satu sama lain.

Baca Juga:Sumardji Tanggapi Shin Tae-yong Latih Korsel U-23: 'Sportivitas Nomor SatuTimnas Putri U-16 Kalah dari Australia, Timo Scheunemann: 'Ini Pelajaran Berharga

Persebaya dan para pendukungnya, dalam dunia sepak bola Indonesia, adalah simbol perjuangan menuju yang lebih baik. Bahkan lebih dari sekadar sepak bola. Mari kita pelihara itu bersama.

Mari kita saling menjaga. Insya Allah, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia akan menjadi lebih baik karena semua yang telah terjadi.

0 Komentar