Reorientasi Fasilitator TPK Dan Pengukuran Catin 2025 – Video

Reorientasi Fasilitator TPK Dan Pengukuran Catin 2025
0 Komentar

Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengikuti acara Reorientasi Fasilitator dan Pelayanan Pengukuran Calon Pengantin di Kota Cirebon. Program ini bertujuan untuk mencegah stunting melalui pendampingan langsung keluarga berisiko.

Tim Pendamping Keluarga (TPK) mengikuti acara Reorientasi Fasilitator dan Pelayanan Pengukuran Calon Pengantin di Kota Cirebon. Dari total 257 tim di Kota Cirebon, sekitar 100 TPK mengikuti acara tersebut.

Mereka memiliki peran strategis untuk mendampingi ibu hamil, calon pengantin, balita dan batuta. Upaya ini dilakukan dengan cara mengubah perilaku dan intervensi gizi di masa Seribu Hari Pertama Kehidupan.

Baca Juga:Jalan Lingkungan Di Mundu Pesisir Dipasangi Paving Blok – VideoPengelolaan Sampah Di Desa Japura Kidul Dianggap Buruk – Video

Ketua Gerakan Genting, Sutikno menyebut, program Orang Tua Asuh akan berjalan berkelanjutan setiap bulan, dan melibatkan berbagai pihak termasuk pensiunan ASN untuk menjadi Orang Tua Asuh.

Senada, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menegaskan penurunan stunting menjadi prioritas multisektor, mulai dari remaja putri, calon pengantin, ibu hamil hingga ibu menyusui.

Pemerintah Kota bersama TPK terus mendorong Delapan Aksi Konvergensi dalam penanganan stunting, sekaligus mengajak masyarakat bergotong royong melalui Gerakan Genting.

Bukan secara cuma-cuma, masing-masing anggota TPK mendapatkan insentif untuk transportasi dan pelaporan. Pasalnya program ini mempunyai sistem evaluasi kinerja setiap tiga bulan sekali hasil dari kerja tim TPK.

Melalui Gerakan Orang Tua Peduli Stunting atau Genting, program ini telah berhasil mengatasi 40 persen dari 1.200 keluarga berisiko stunting di Kota Cirebon. Partisipasi masyarakat dan keterlibatan TPK diharapkan menjadi modal sosial kuat untuk mencegah stunting di Kota Cirebon.

0 Komentar