•Sanksi dari AFC
Persib didenda senilai US$2.000 (± Rp33 juta) karena pelanggaran dalam laga play-off ACL Two melawan klub Filipina, Manila Digger. Pelanggaran yang dianggap termasuk adalah ketidakberpakaian nomor kursi di stadion dan ketidaksesuaian tiket terhadap regulasi AFC.
•Sanksi dari Komdis PSSI
Sebelumnya, Komdis PSSI juga menjatuhkan denda senilai Rp 35 juta serta sanksi tak dapat memainkan seorang pemain selama dua pertandingan, akibat pelanggaran suporter Persib dan insiden dalam laga melawan Arema FC.
•Sanksi Individu untuk Frans Putros
Tidak hanya klub yang kena imbas. Bek Persib Frans Putros mendapatkan hukuman ganda: larangan bermain selama tiga pertandingan (satu otomatis dan tambahan dua pertandingan) serta denda Rp 10 juta usai menerima kartu merah langsung karena tekel keras.
Baca Juga:Kontras Performa Bomber Asing Persib Bandung: Ramon Tanque Melempem di Awal Musim, Bobotoh Mulai GelisahPSSI dan Persib Bandung Kompak Kena Sanksi Komite Disiplin AFC, Turnamen Domestik Jadi Sorotan
Akibatnya, Putros dipastikan absen dalam laga menghadapi PSBS Biak (17 Oktober) dan Persis Solo (27 Oktober).
Beban denda ini datang pada momentum penting, mengingat Persib tengah dalam fase pemulihan dan persiapan intens menghadapi duel kompetitif.
~Tantangan dan Peluang ke Depan
1. Menjaga Kedalaman Tim tanpa Putros
Absennya Putros jelas menjadi tantangan. Persib harus cermat dalam menentukan pengganti di lini belakang dan menjaga stabilitas lini pertahanan.
2. Konsistensi Setelah Jeda
Sesi latihan ganda bisa meningkatkan kesiapan, tetapi bohong jika latihan saja cukup. Tim harus bisa menerjemahkan fisik dan latihan taktik itu ke performa nyata di lapangan.
3. Kombinasi Kompetisi Domestik dan Asia
Setelah memulai kembali liga domestik, Persib harus segera bersiap menghadapi jadwal padat di ACL Two. Manajemen beban pemain akan sangat penting agar tak kelelahan.
4. Tekanan Suporter & Reputasi
Dengan status klub besar di Indonesia, ekspektasi bobotoh sangat tinggi. Setiap kegagalan atau sanksi bisa menjadi sorotan tajam dari media dan suporter.
5. Pemulihan Finansial
Denda bertubi-tubi bisa berdampak pada keuangan klub dan anggaran operasional. Meski jumlahnya relatif tidak ekstrem, konsistensi dalam mematuhi regulasi penting untuk menjaga reputasi dan menghindari denda lebih besar ke depannya.
Kesimpulan
Baca Juga:Persib Bandung Siap Tempur! Ini Jadwal Lengkap, Lawan Berat, dan Cara Nonton Streaming Resmi di Liga 1 2025Kemenangan di Kandang Gajah Putih: Analisis Brilian Pelatih PERSIB Hancurkan Bangkok United 2-0 di ACL Two
Persib Bandung saat ini berada di titik penyeimbang, jeda kompetisi memberi waktu bagi pemulihan dan persiapan, namun denda regulasi dan absennya pemain kunci menjadi tantangan nyata yang harus segera diatasi.
