Saat ini, Jerman berada di posisi ketiga dalam grup mereka, di belakang Slovakia yang memimpin, serta Northern Ireland yang berada di atas mereka berdasarkan selisih gol. Grup A terdiri dari Slovakia, Northern Ireland, Jerman, dan Luxembourg. Hanya pemenang grup yang lolos otomatis ke putaran final Piala Dunia 2026, sementara runner-up harus melalui playoff.
•Strategi & Formasi yang Diprediksi
Dengan absennya beberapa pemain kunci, Nagelsmann diperkirakan akan menyesuaikan formasi sekaligus mengandalkan kedalaman skuad. Pemain seperti Florian Wirtz diprediksi akan mengambil peran lebih besar di lini serang mengingat absennya Musiala.
Pengaturan lini belakang menjadi sorotan, kembalinya Schlotterbeck memberi opsi stabilitas, sementara Ridle Baku yang sebelumnya absen juga masuk kembali memberikan alternatif opsi wide-back atau bek sayap kanan.
Baca Juga:Catat! Jadwal Jerman vs Irlandia Utara WCQ 2026 Eropa Tayang Senin Dini Hari dan Link Live StreamingNagelsmann Panas! Jerman Tumbang dari Slovakia, Pemain Bintang Terancam Dicoret
Untuk posisi kiper, Nagelsmann membawa tiga penjaga: Oliver Baumann (Hoffenheim), Alexander Nübel (Stuttgart), dan Finn Dahmen (Augsburg). Ter Stegen yang cedera menjadikan ketiga nama ini alternatif utama.
•Sorotan Pemain Muda & Peluang Emas
Panggilan Nathaniel Brown mendapat perhatian sebagai pemain muda yang sedang naik daun di Bundesliga. Ia dipandang sebagai sosok dengan potensi besar di masa depan Jerman.
Begitu juga dengan Nick Woltemade, yang berada di luar negeri (Premier League) dan sudah tampil baik bersama klubnya. Kehadirannya dianggap membawa dinamika baru ke lini depan Jerman.
Maximilian Beier juga menjadi salah satu pemain muda yang masuk skuad. Namanya muncul menggantikan Füllkrug, sebagai bagian dari strategi Nagelsmann untuk lebih mengutamakan pemain yang dalam kondisi bagus dan bisa menunjukkan kecepatan, stamina, dan fleksibilitas di area penyerangan.
•Kritik & Harapan Penggemar
Keputusan untuk mencoret pemain populer seperti Niclas Fullkrug tentu tidak luput dari kritik. Beberapa penggemar merasa bahwa pengurangan pemain berpengalaman bisa mengurangi opsi penalti di laga-laga sulit. Namun Nagelsmann tampak yakin bahwa keputusan tersebut diperlukan untuk memacu kompetisi internal dan mengandalkan pemain yang lebih produktif dan fit subuh.
Di samping itu, absennya beberapa pemain kunci membuat harapan penggemar semakin tinggi kepada yang dipanggil agar tampil maksimal. Kegagalan di pertandingan September, termasuk kekalahan 2-0 dari Slovakia, telah meningkatkan tekanan bagi skuad untuk bangkit.
