RADARCIREBON.TV- Sepak bola sering dilihat sebagai dunia yang penuh gairah, kerja keras, dan cinta tanpa batas terhadap permainan. Namun, tidak semua pemain yang mencapai puncak karier memiliki hubungan yang sama dengan olahraga ini.
Beberapa di antaranya justru lebih menikmati ketenangan di luar stadion, atau bahkan merasa sepak bola hanyalah pekerjaan, bukan gairah hidup. Kisah enam superstar berikut memperlihatkan sisi manusiawi yang jarang terekspos, bahwa menjadi jenius di lapangan tidak selalu berarti mereka terobsesi dengan bola.
6 Superstar Sepak Bola yang Tak Selalu ‘Hidup’ Untuk Bola
1. Gareth Bale – Cinta pada Golf, Bukan pada Sorak Stadion
Baca Juga:Penggemar Sepak Bola Wajib Tonton! Ronaldinho Muncul di Iklan Terbaru Shopee!Cetak 44 Gol, Tapi Gagal Juara! Mbappe Dapat Sindiran Halus dari Gareth Bale
Gareth Bale adalah contoh paling ikonik dari pemain yang lebih memilih fairway ketimbang lapangan hijau Santiago Bernabeu. Mantan bintang Real Madrid dan Tottenham Hotspur ini berkali-kali menyatakan bahwa ia jauh lebih menikmati golf ketimbang menonton sepak bola. Ia bahkan pernah bercanda bahwa “tidak tahu siapa lawan Real Madrid akhir pekan ini,” karena lebih sibuk menyiapkan stik golf-nya.
Di Wales, lelucon tentang “Wales. Golf. Madrid. In That Order.” menjadi simbol kepribadiannya. Bagi Bale, golf adalah pelarian: sunyi, fokus, dan tanpa tekanan publik. Ketika sebagian besar pemain menonton laga lain untuk belajar, Bale memilih keheningan, dan tetap menjadi legenda negaranya.
2. Carlos Tevez – Striker yang Tak Suka Menonton Bola
Carlos Tevez dikenal sebagai petarung di lapangan: energik, emosional, dan tak pernah menyerah. Tapi di luar itu, Tevez justru salah satu pemain yang paling jujur soal kejenuhannya terhadap sepak bola. Ia pernah mengatakan bahwa jika diberi pilihan antara menonton El Clásico dan turnamen golf, ia akan memilih golf tanpa ragu.
Bahkan setelah pensiun, Tevez mengaku jarang menonton pertandingan karena “sudah terlalu banyak melihat sepak bola dalam hidup.” Ironisnya, ia adalah sosok yang menghidupkan lapangan dengan semangat luar biasa, tetapi begitu peluit panjang berbunyi, ia memilih menjauh dari segala hal tentang bola.
