Beberapa tokoh santri, termasuk Romzi Ahmad, Ulinnuha Lazulfaa, dan akun komunitas santri seperti Santri Keren, NU Garis Lucu, serta Cahpondok, turut membagikan unggahan dari AIS Nusantara yang menuntut permintaan maaf terbuka dari pihak CT Corp dan Trans7 dalam waktu 1×24 jam.
Mereka juga meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) memberikan teguran keras terhadap tayangan yang dianggap mengabaikan etika jurnalistik dan tanggung jawab kultural terhadap komunitas pesantren.
