Krisis Juventus Memuncak! Igor Tudor Marah Besar Usai Kalah dari Lazio

Juventus
Krisis Juventus Memuncak setelah berhasil dikalahkan oleh Lazio. Foto: Bola.net
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Krisis yang dihadapi Juventus semakin parah setelah mereka mengalami kekalahan 0-1 dari Lazio dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico pada Senin dini hari WIB, 27 Oktober 2025. Pelatih Juventus, Igor Tudor, tak dapat menyembunyikan rasa kecewanya, terutama kepada dua pemainnya, Andrea Cambiaso dan Jonathan David yang dianggap tampil di bawah standar.

Dalam pertandingan itu, Jonathan David bermain sebagai starter untuk pertama kalinya bersamaan dengan Dusan Vlahovic. Namun, debutnya berakhir buruk, karena sundulan lemah yang dilakukannya justru memicu gol Lazio melalui Danilo Cataldi dan Toma Basic.

Melihat performa timnya yang tidak membaik, Tudor langsung bereaksi. Dalam waktu sepuluh menit, ia meminta Filip Kostic untuk mempersiapkan diri dan terlihat berteriak kepada Cambiaso, yang akhirnya ditarik keluar di babak pertama.

Baca Juga:Hasil Pertandingan Badminton French Open 2025 Hari ke 2 & Daftar Lolos 16 BesarKeputusan Mengejutkan Datang Dari IOC: Indonesia Diblokir Untuk Gelar Olimpiade Kejuaraan Dunia Senam Artistik

“Kostic melakukan pemanasan karena saya melihat Cambiaso tidak tampil baik, tetapi secara keseluruhan tim menunjukkan sikap yang benar sejak awal, meskipun ada kesalahan dari Johnny dan gol itu,” jelas Tudor yang dikutip dari Football Italia.

Juventus Terpuruk Gol, Catat Rekor Buruk Sejak 1991. Masalah yang dihadapi Bianconeri kini semakin jelas, mereka sudah empat pertandingan tanpa mencetak gol. Ini menjadi rekor terburuk mereka sejak Maret 1991 di bawah asuhan pelatih legendaris Gigi Maifredi.

“Kami berusaha dengan dua penyerang sejak awal, kemudian dengan empat pemain menyerang, kami telah mencoba berbagai cara, tapi jelas ada yang kurang di lini depan,” ujar Tudor.

Serangkaian hasil buruk ini membuat Juventus kini tidak meraih kemenangan dalam delapan laga berturut-turut, dengan lima hasil imbang dan tiga kekalahan beruntun dari Como, Real Madrid, dan Lazio ini adalah catatan terburuk mereka sejak Mei 2009.

“Kita semua memiliki tanggung jawab. Kita harus berusaha lebih keras dan tetap bersatu. Saya percaya kemenangan akan memulihkan kepercayaan diri kami,” tambah Tudor.

Beberapa pemain senior dikabarkan mulai kehilangan kepercayaan terhadap strategi Igor Tudor yang dianggap terlalu defensif dan tidak efektif. Di sisi lain, manajemen klub mulai meninjau ulang masa depan pelatih asal Kroasia tersebut, terutama jika Juventus gagal meraih kemenangan pada laga berikutnya melawan Sassuolo.

0 Komentar