Sebuah laporan menyatakan bahwa Comet dapat diakses melalui paket berlangganan Perplexity Max, yang dihargai 200 dolar per bulan. Meskipun harganya relatif tinggi, browser ini merupakan salah satu contoh nyata kemajuan mesin pencari selain Google yang menggunakan AI sepenuhnya.
Dikutip dari TechRadar, Comet juga memungkinkan pengguna masuk daftar tunggu untuk akses awal, sehingga cocok bagi mereka yang ingin mencoba teknologi AI browser generasi baru.
3. Dia (oleh The Browser Company)
Dia merupakan browser buatan The Browser Company yang tampilannya sekilas mirip dengan Google Chrome, namun dibekali fitur chat AI bawaan. Menurut laporan TechCrunch, Dia dapat memahami situs yang dikunjungi pengguna dan membantu menjawab pertanyaan atau meringkas berkas secara otomatis.
Baca Juga:Hasil Klasemen Akhit Grup H Piala Dunia U17 2025 dan Kans Indonesia LolosBadminton Indonesia International Challenge 2025: Jadwal Pertandingan dan Tayang di TV Apa?
Browser ini masih dalam tahap beta dan hanya tersedia untuk pengguna undangan yang tergabung dalam komunitas Arc. Meskipun begitu, Dia disebut-sebut akan menjadi salah satu pesaing serius bagi Chrome dan Safari.
Bagi Anda yang mencari browser selain Google dengan nuansa personal asisten, Dia bisa jadi pilihan menarik — terutama bagi pengguna yang gemar bereksperimen dengan teknologi baru.
4. Opera Neon (oleh Opera Group)
Dari sumber yang sama, Opera memperkenalkan Neon, versi eksperimental dari browser klasiknya yang menggunakan kecerdasan buatan untuk tujuan seperti melakukan penelitian, berbelanja, dan menulis kode langsung dari jendela browser.
Keunggulannya, Opera Neon juga bisa diakses secara offline — sebuah fitur yang jarang ditemukan pada browser modern. Pengguna dapat bergabung dalam daftar tunggu sembari menanti peluncuran resminya.
Meski belum tersedia luas, Opera Neon menjanjikan pengalaman mesin pencari selain Google yang lebih interaktif dan berorientasi produktivitas.
5. Brave Browser
Brave dikenal luas sebagai browser yang mengutamakan privasi pengguna. Dikutip dari Beebom, Brave memiliki pemblokiran iklan dan pelacak bawaan serta menghadirkan sistem penghargaan menggunakan mata uang kripto bernama Basic Attention Token (BAT).
Selain itu, Brave juga menawarkan fitur VPN, panggilan video, serta asisten AI internal. Dengan pendekatan berbasis privasi dan keamanan, Brave menjadi salah satu mesin pencari selain Google yang cocok untuk pengguna yang mengutamakan anonimitas.
