RADARCIREBON.TV- Sementara Chrome menjadi browser paling populer di dunia, banyak orang menganggap Google sebagai raja mesin pencari. Apakah Anda tahu bahwa ada banyak mesin pencari lain yang kini semakin canggih dan kreatif selain Google? ChatGPT Atlas, browser yang dikembangkan oleh OpenAI, baru saja dirilis di beberapa negara.
Atlas, browser berbasis kecerdasan buatan (AI), memungkinkan pengguna menjelajahi situs web tanpa meninggalkan jendela ChatGPT. Mereka dapat membuka bilah samping, atau sidebar, untuk membandingkan produk, melakukan analisis data langsung dari berbagai situs, dan meringkas konten.
Menurut TechCrunch, peluncuran ChatGPT Atlas merupakan langkah besar OpenAI dalam memperluas ekosistem ChatGPT. Browser ini akan tersedia untuk MacOS pada Oktober 2025 dan akan segera tersedia untuk sistem operasi Windows, iOS, dan Android. Dengan Atlas, pengguna akan memiliki alternatif baru untuk mencari informasi tanpa bergantung pada Google sepenuhnya.
Baca Juga:Hasil Klasemen Akhit Grup H Piala Dunia U17 2025 dan Kans Indonesia LolosBadminton Indonesia International Challenge 2025: Jadwal Pertandingan dan Tayang di TV Apa?
10 Mesin Pencari Selain Google
Ketika berbicara tentang mesin pencari selain Google, sebagian orang mungkin langsung teringat pada Bing atau Yahoo. Padahal, kini ada banyak browser selain Google yang menawarkan pengalaman berbeda mulai dari privasi tinggi hingga dukungan AI yang mendalam.
Berikut 10 rekomendasi browser dan mesin pencari alternatif yang patut Anda coba.
1. ChatGPT Atlas (oleh OpenAI)
Menurut Reuters, OpenAI, perusahaan yang mengembangkan ChatGPT, saat ini menggunakan ChatGPT Atlas, sebuah browser AI yang dapat digunakan tanpa meninggalkan jendela chat dan memiliki kemampuan untuk merangkum data, mengunjungi situs web, dan bahkan melakukan riset otomatis.
Masih dilansir dari TechCrunch, Atlas pertama kali dirilis untuk macOS dan akan diperluas ke Windows, iOS, serta Android. Mode agent di dalamnya memungkinkan ChatGPT bertindak atas nama pengguna, seperti mencari tiket perjalanan atau membandingkan produk.
Atlas menjadi tonggak baru dalam dunia browser selain Google, karena menggabungkan fungsi chat interaktif dan pencarian web dalam satu platform terpadu.
2. Comet (oleh Perplexity AI)
Comet, yang dikembangkan oleh startup Perplexity, adalah browser berbasis AI yang menggabungkan kemampuan chatbot dengan mesin pencari, memungkinkan mereka untuk menjelajahi web, meringkas email, dan bahkan membantu dengan tugas sehari-hari seperti mengirim undangan.
