Mauro Zijlstra absen melawan Arab Saudi, ia lalu menjadi starter ketika Indonesia berhadapan dengan Irak. Zijlstra bermain selama 56 menit sebelum digantikan oleh Ole Romeny.
Sepanjang menit bermain, Zijlstra melepaskan dua kali tembakan dari 12 kali sentuhan bola.Dari tambahan catatan itu, Mauro Zijlstra total sudah memiliki tiga caps resmi membela Timnas Indonesia.
Walau masih berusia 20 tahun, membuat Mauro Zijlstra punya kesempatan emas untuk bersaing dan terus memberikan kontribusi bagi Skuad Garuda.
Baca Juga:Mauro Zijlstra Kantongi Izin dari FC Volendam untuk Bela Timnas Indonesia U‑22 di SEA Games 2025Justin Hubner dan Mauro Zijlstra Pimpin 20 Pemain Indonesia Siap Hadapi Tantangan di Tanah Arab
Zijlstra diprediksikan mampu memperkuat barisan depan Timnas Indonesia serta menjadi mesin gol untuk Skuad Garuda. Apalagi Ole Romeny, striker naturalisasi lainnya, tak bisa berkiprah di level U-22 mengingat usianya sudah menginjak 25 tahun.
Situasi ini tersebut Zijlstra sebagai tumpuan harapan bagi Timnas indonesia U-22. Dengan posisi, gaya bermain, dan fisik yang hampir mirip Ole Romeny, Timnas Indonesia kini memiliki pelapis di sektor depan.
Pelatih Timnas Indonesia saat itu, Patrick Kluivert, mencoba skema dengan Zijlstra turun sebagai starter dan menjadi ujung tombak seperti Ole Romeny pada pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Penyerang bernama lengkap Mauro Nils Zijlstra ini berdiri di barisan striker tengah, didukung oleh trio gelandang yang memberikan dukungan, yakni Thom Haye, Ricky Kambuaya, serta Eliano Reijnders.
Mauro Zijlstra tak bermain buruk, bahkan hampir saja mengoyak gawang Irak pada paruh pertama menyambut umpan silang Thom Haye. Cuma, bola sontekan itu masih mengenai kaki pemain belakang Irak dan mengakibatkan sepak pojok.
Zijlstra bermain selama 56 menit sebelum digantikan oleh Ole Romeny. Sepanjang menit bermain, striker Volendam itu melepaskan dua kali tembakan dari 12 kali sentuhan bola.
Perjalanan karier Zijlstra masih panjang dan membutuhkan jam terbang untuk menjadi striker andalan masa depan bagi Timnas Indonesia.
