Siapakah Sosok Datu Nova Fatmawati? Pemilik Baru PSIS dan Bagaimana dengan Nasib Yoyk Sukawi?

Datu Nova Fatmawati
Datu Nova Fatmawati (Instagram/@psisfcofficial)
0 Komentar

Meskipun perpindahan kepemilikan PSIS ke sosok Datu Nova Fatmawati ditanggapi positif oleh Snex dan Panser Biru, namun proses akuisisi itu justru dipandang negatif oleh suporter klub Persela Lamongan.

Sentimen negatif itu bermuara dari sosok Datu Nova Fatmawati. Perempuan kelahiran Semarang itu dikenal dengan nama sapaan Nia Maurisal.

Bagi pendukung Persela, nama Maurisal yang disebutkan Nia adalah hasil pernikahannya dengan Fariz Julinar Maurisal, bos Belikopi yang sekarang menjabat sebagai CEO Persela Lamongan.

Baca Juga:Jadwal Pertandingan Persija vs Persik Super League 2025: Macan Kemayoran Siap Lanjutkan MomentumPersijap Jepara atau Semen Padang? Prediksi Pertandingan yang Menentukan Nasib di Klasemen Super League

Tak sedikit suporter Persela yang membanjiri kolom komentar akun Instagram klub asal Lamongan itu dengan kekecewaan karena istri CEO Persela membeli saham PSIS.

Mayoritas suporter Persela Lamongan khawatir kepemilikan saham Nia Maurisal di PSIS akan menghambat tren positif Laskar Joko Tingkir untuk kembali merumput di Liga Super.

Kedua klub kini sama-sama berlaga di Liga 2 Championship dan sama-sama tergabung dalam grup B kompetisi kasta kedua Indonesia tersebut.

Selama ini, Datu Nova juga kerap mendampingi Fariz Julinar Maurisal saat memimpin Persela. Nama Datu Nova juga tercatat sebagai manajer Persela saat acara launching tim.

Walaupun, belakangan Fariz Julinar Maurisal menjawab kekhawatiran itu. Ia menegaskan apa yang dilakukan istrinya tidak akan berdampak pada Persela.

Fariz menyatakan bahwa Persela dan PSIS memiliki manajemen dan tujuan yang berbeda. Oleh karena itu, kedua klub akan berkompetisi dengan tujuan yang berbeda.

“Selepas ini saya akan menyampaikan dengan mengundang perwakilan suporter, kaitannya dengan istri yang baru saja secara resmi mengakuisisi saham PSIS,” kata Fariz.

Baca Juga:Jadwal Pertandingan Super League 2025/2026 Pekan 13: Ada Persebaya vs Arema dan Laga LainnyaPrompt Gemini AI Populer 2025 Bahasa Inggris, Siap Digunakan Tanpa Ribet

Sementara itu, Datu Nova Fatmawati menyatakan dalam keterangannya setelah membeli saham PSIS Semarang bahwa cintanya akan Mahesa Jenar mendorongnya untuk melakukannya.

Datu Nova merupakan perempuan kelahiran Semarang. Ia menyebut bahwa kecintaannya pada PSIS Semarang menurun dari sang ayah yang kerap mengajaknya menonton laga Mahesa Jenar sewaktu kecil.

Hal itu kemudian mendorong Datu Nova untuk membeli saham mayoritas PSIS Semarang yang performanya menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Ia mengaku prihatin dengan kondisi terkini dari klub peringkat 7 klasemen Liga 1 musim 2021/2022 lalu itu.

0 Komentar