Kontroversi di Liga Europa: Antony Lolos dari Hukuman Usai Tanduk Pemain Utrecht

Antony
Antony lolos dari hukuman usai menanduk pemain Utrecht. Keputusan wasit dan VAR menuai kecaman. Foto: Instagram @antony00
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Laga antara Real Betis dan FC Utrecht di matchday kelima Liga Europa, Jumat (28/11/2025) dini hari WIB, diwarnai kontroversi. Bintang Real Betis, Antony, lolos dari sanksi wasit setelah melakukan tandukan terhadap pemain FC Utrecht, Souffian El Karouani.

Pertandingan yang berlangsung di Estadio de La Cartuja itu berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk tuan rumah. Cucho Hernandez dan Abde Ezzalzouli menjadi pahlawan bagi Real Betis dengan masing-masing mencetak satu gol. Sementara itu, Utrecht hanya mampu membalas melalui Miguel Rodriguez.

Antony sendiri tampil penuh dalam pertandingan tersebut dan bahkan menyumbang assist untuk gol pertama Real Betis yang dicetak oleh Cucho Hernandez. Namun, insiden yang melibatkan dirinya dengan El Karouani menjadi sorotan utama.

Baca Juga:Ramalan Zodiak Libra: Akhir November 2025, Saatnya Mencari Keseimbangan dan Harmoni!Ramalan Zodiak Virgo: Akhir November 2025, Saatnya Fokus pada Detail dan Efisiensi!

Sebagai winger kanan, Antony kerap kali berduel dengan bek kiri Utrecht, El Karouani. Kontak fisik antara kedua pemain ini beberapa kali terjadi sepanjang pertandingan. Puncaknya terjadi di menit ke-20, ketika Antony menanduk kepala El Karouani dalam perebutan bola. Akibatnya, El Karouani tersungkur kesakitan.

Anehnya, wasit yang memimpin pertandingan tidak memberikan hukuman apapun kepada Antony atas tindakannya tersebut. Lebih mengejutkan lagi, Video Assistant Referee (VAR) juga tidak melakukan tinjauan ulang atas insiden tersebut. Keputusan wasit dan VAR yang membiarkan pelanggaran tersebut memicu perdebatan sengit di kalangan penggemar sepak bola di media sosial.

Banyak penggemar yang merasa geram dengan keputusan tersebut. Mereka menilai bahwa tindakan Antony sangat jelas melanggar aturan dan seharusnya mendapat hukuman yang setimpal.

“Antony memberi Souffian El Karouani tandukan keras. Wasit dan VAR tak bereaksi sama sekali,” cuit seorang penggemar di Twitter.

“Antony kehilangan kesabaran, dia menanduk El Karouani,” tulis penggemar lainnya.

Keputusan kontroversial ini tentu saja menimbulkan pertanyaan besar mengenai konsistensi dan efektivitas penggunaan VAR dalam pertandingan sepak bola. Banyak yang mempertanyakan mengapa VAR tidak turun tangan dalam insiden yang sangat jelas ini.

Terlepas dari kontroversi tersebut, kemenangan ini membawa Real Betis naik ke posisi 5 klasemen Liga Europa dengan 11 poin. Tim asuhan Manuel Pellegrini belum terkalahkan dalam kompetisi ini, dengan catatan 3 kemenangan dan 2 hasil imbang.

0 Komentar