RADARCIREBON.TV – Sejak Sir Alex Ferguson gantung sepatu alias pensiun pada 2013, Manchester United menghadapi banyak permasalahan terkait jabatan manajer.
David Moyes tidak bertahan sampai satu musim penuh, Louis van Gaal cuma dua musim, walau sempat mempersembahkan Piala FA, tetap saja dipecat. Jose Mourinho juga tak lolos melewati tahun ketiganya, meski sukses menyabet Liga Europa dan Piala Liga.
Ole Gunnar Solskjaer serta Ralf Rangnick juga gagal menghadirkan trofi sebelum kedatangan Erik ten Hag. Ten Hag membawa pulang Piala Liga dan Piala FA pada dua musim pertamanya, tetapi ia juga dipecat pada awal musim ketiganya.
Baca Juga:Chelsea Kembali Naksir Mike Maignan, Bursa Kiper Elite Mulai PanasPep Guardiola Sudah Bilang 7 Tahun Lalu, Sekarang Semuanya Mulai Terbukti
Posisi pelatih kini diduduki oleh Ruben Amorim, yang sudah setahun lebih menangani tim serta mencetak rekor terburuk pada Premier League dibanding para pendahulunya.
Walau masih menjabat hingga kini, masa depan Amorim juga diragukan, apalagi bila hasil buruk berlanjut.
Di tengah kekisruhan itu, dua legenda klub, Nicky Butt dan Paul Scholes menilai ada satu nama yang belum pernah diberi kesempatan memimpin Manchester United.
Dalam sebuah wawancara, Butt mengaku tak paham kenapa mantan kapten mereka, Roy Keane, tidak pernah dipertimbangkan untuk kursi manajer Manchester United.
“Yang tidak pernah bisa saya mengerti adalah kenapa Roy Keane tidak pernah mendapat kesempatan (melatih) Man United,” kata Butt.
“Dengan semua masalah yang terjadi, dan dia masih tinggal di sekitar sini, saya benar-benar tidak bisa membayangkan bagaimana tidak ada satu pun yang duduk bersamanya dan bertanya, ‘apakah Anda tertarik dengan pekerjaan ini?” lanjut dia.
Setali tiga uang, Scholes juga sepakat dan mempertanyakan mengapa Keane tak pernah terpilih sebagai asisten pelatih.
Baca Juga:Persik Kediri Lepas Ong Kim Swee Usai Kemenangan Krusial atas Semen PadangTimur Kapadze Tinggalkan Timnas Uzbekistan, Fokus pada Masa Depan yang Lebih Terarah
“Bahkan sebagai asisten. Kalau melihat apa yang ia lakukan bersama Martin O’Neill, Anda bisa saja memberikan David Moyes seorang Roy,” kata Scholes.
Menurut Butt kepemimpinan Roy sangat mirip dengan Sir Alex Ferguson sebagai manajer. Roy dinilai mampu mengarahkan pemain, mengamati pertandingan. Bahkan mengevaluasi kekurangan tim.
Gagasan Keane duduk di kursi pelatih MU memang memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian besar pendukung. Akan tetapi, secara realistis, kemungkinan itu tampak kecil.
