Idzes mengaku tak puas atas hasil ini, termasuk saat Sassuolo kebobolan cepat. Sang kapten timnas Indonesia bahkan belum merengkuh bola sebelum gawang timnya kebobolan gol pertama.
“Kami jelas tidak senang karena mereka tim yang tangguh. Kami juga menonton partai mereka, tapi kami bisa melakukan lebih baik. Kami menciptakan peluang pertama dan kemudian kebobolan penalti, bahkan saya belum menyentuh bola, dan kami tertinggal 0-1,” ungkap Jay Idzes.
Walau kurang puas, Idzes tetap mengapresiasi perjuangan rekan satu timnya sampai titik akhir.
“Pada akhirnya kami tidak pernah menyerah dan itu penting,” tandasnya.
