Bukan Soal Gol! Guardiola Bongkar Isi Percakapan Tegangnya dengan Erling Haaland

Erling Haaland
Foto: Instagram pribadi Erling Haaland.
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Manchester City sukses mengamankan tiga poin penting dalam drama menegangkan di Premier League, mengalahkan Leeds United dengan skor tipis 3-2 di Stadion Etihad pada Sabtu (29/11/2025). Namun, sorotan pasca-pertandingan tidak tertuju pada penyelamatan gemilang atau gol penentu, melainkan pada momen intens yang tertangkap kamera antara manajer Pep Guardiola dan striker bintangnya, Erling Haaland. Percakapan serius dan penuh isyarat di lapangan tersebut sontak memicu spekulasi media mengenai adanya perselisihan internal.

Spekulasi ini diperkuat oleh performa Haaland yang tergolong di bawah standar. Dalam 90 menit penuh, striker berusia 25 tahun itu hanya mencatatkan 25 kali sentuhan bola, menjadi pemain dengan kontribusi sentuhan paling minim di lapangan. Statistik ini seolah membenarkan dugaan bahwa Guardiola tidak puas dengan kontribusi The Terminator dalam permainan terbuka, meski tim berhasil meraih kemenangan dramatis.

Klarifikasi Pep Guardiola: Prioritas Jangka Panjang

Menanggapi spekulasi yang meluas, Pep Guardiola segera memberikan klarifikasi kepada BBC Sport, menepis rumor keretakan hubungan. Guardiola menegaskan bahwa ketegangan yang terlihat di layar kaca bukanlah perselisihan, melainkan dialog profesional yang sangat penting, yang berfokus sepenuhnya pada manajemen kebugaran dan istirahat Haaland.

Baca Juga:Benteng Segiri Jadi Kuburan? Prediksi Big Match BRI Super League: Borneo FC MenggilaBanjir Kepung Thailand Sepekan Jelang SEA Games 2025

“Dia akan melakukannya, mencetak gol ke-100 di pertandingan berikutnya. Kami hanya bicara soal istirahat,” ungkap Guardiola, mengalihkan fokus dari minimnya kontribusi gol saat itu ke kebutuhan jangka panjang klub terhadap sang pemain.

Anatomi Raksasa Norwegia dan Kebutuhan Recovery Khusus

Guardiola kemudian menjelaskan alasan di balik fokusnya pada istirahat: postur tubuh Haaland yang besar menuntut pendekatan pemulihan yang berbeda dari pemain lain. Ia membandingkan kebutuhan Haaland dengan pemain yang memiliki postur lebih kecil dan lincah, seperti Phil Foden atau Jeremy Doku.

“Dia punya tubuh luar biasa besar. Menit bermain, menit bermain… Di momen itu, Anda harus tetap segar,” jelas Guardiola. Ia menekankan bahwa mengelola pemain dengan fisik sebesar Haaland membutuhkan perhatian intensif untuk mencegah kelelahan fisik maupun mental yang berpotensi memicu cedera atau penurunan performa kronis di tengah padatnya jadwal kompetisi Inggris dan Eropa.

0 Komentar