Manchester City Siap Tempur, Tapi Kompetisi Gelar Premier League 2025/26 Tidak Mudah

Sepakbola Dunia
Kata-kata Guardiola mencerminkan tekanan dan ketidakpastian yang menghantui The Citizens setelah musim sebelumnya berjalan di bawah ekspektasi. Foto: mr.pepguardiola/tangkap layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

Guardiola juga menyoroti realita persaingan di Premier League. “Kami sangat jauh dari Liverpool,” katanya bluntly. Selain itu, ia mengungkapkan bahwa kelelahan bisa menjadi faktor besar, terutama setelah jadwal padat dan turnamen seperti Piala Dunia Klub. “Jika kita tidak dalam kondisi fit, kita tidak akan bisa bersaing untuk gelar,” tambahnya.

•Analisis Kebugaran Tim dan Risiko Besar

Salah satu isu yang diangkat oleh Guardiola adalah besarnya skuad Manchester City saat ini. Menurutnya, ukuran tim yang terlalu besar justru bisa jadi masalah karena mempersulit komunikasi dan kohesi. Ia menilai squad “tidak sehat” jika terlalu banyak pemain, terutama dari segi manajemen persaingan internal dan dinamika pelatihan.

Guardiola juga menekankan perlunya menjaga keseimbangan antara kekuatan fisik, cedera, dan kedalaman tim. Dalam musim panjang seperti Premier League, siapa pun bisa tersungkur. Dengan patahnya performa City musim lalu, dia menuntut evaluasi serius dalam hal strategi rotasi dan penggunaan pemain muda.

•Motivasi dan Tekanan Pribadi

Baca Juga:Auto Cuan dari Rumah! 7 Cara Paling Mudah dan Realistis Cari Uang di TikTok untuk PemulaNggak Bikin Gemuk! Ini 5 Camilan Enak, Sehat, dan Aman untuk Diet yang Wajib Kamu Coba

Meskipun usianya tidak muda lagi dalam karier manajerial, Guardiola menunjukkan bahwa ambisinya belum padam. Ia menyatakan keinginannya untuk “membuktikan kembali” diri dan tim setelah musim mengecewakan. Namun, di balik semangat juang itu, ada juga kesadaran: ini mungkin salah satu musim terakhirnya di City yang bisa diandalkan untuk gelar besar.

Guardiola juga pernah menyatakan bahwa dia akan mengambil jeda setelah kontraknya berakhir pada 2027, tanpa merinci apakah akan pensiun sepenuhnya atau kembali, tapi menegaskan butuh jeda dari intensitas manajerial.

•Tantangan dari Rival dan Kompetisi

Menurut Guardiola, City tidak hanya bersaing dengan rival-rival lama seperti Liverpool, tetapi juga harus mengantisipasi kebangkitan tim-tim lain seperti Chelsea. Ia menyebut perkembangan Chelsea di bawah manajer baru sangat mengesankan, yang bisa menjadi hambatan nyata di perebutan gelar.

Selain itu, dinamika cedera, performa pemain muda, dan rotasi harus dijalani dengan cermat agar City bisa mempertahankan kestabilan dan kapasitas juara. Guardiola tampaknya tidak mau mengulang kesalahan musim lalu, dan ia bersiap melakukan perombakan taktis jika diperlukan.

0 Komentar