Kesimpulan
•Harapan Besar, Realitas Berat
Pernyataan Pep Guardiola soal persaingan gelar Liga Inggris di musim 2025/26 mencerminkan dua sisi: optimisme besar dan kewaspadaan matang. Dia percaya City punya tenaga, talenta, dan pengalaman untuk bersaing, tetapi dia juga sangat sadar bahwa perjalanan menuju juara bukanlah jalan mulus.
Musim lalu mengajarinya banyak hal, tentang kelemahan, tekanan, dan betapa krusialnya kedewasaan tim. Kini, Guardiola menuntut supaya skuadnya tidak hanya kuat secara kualitas, tetapi juga tangguh mental dan fisik. Jika semua elemen itu bisa disatukan, bukan tidak mungkin City kembali ke puncak; tapi jika tidak, harapan gelar bisa kembali melayang.
Bagi para pendukung City, kata-kata Guardiola menjadi sinyal jelas: ini bukan hanya soal ambisi, tetapi misi pembuktian. Dan untuk sang pelatih maestro, ini mungkin salah satu kesempatan terakhir untuk menutup bab Manchester City dengan catatan manis atau setidaknya, dengan pertaruhan besar yang penuh konsekuensi.
