Eks Bintang Timnas Belanda "Bergaris Keturunan Garuda" yang Siap Guncang Kursi Pelatih

John Heitinga
Eks Bintang Timnas Belanda \"Bergaris Keturunan Garuda\" yang Siap Guncang Kursi Pelatih. (Foto @johnheitinga)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – John Heitinga, nama ini kini menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola Indonesia. Mantan bek tengah tangguh Timnas Belanda yang memiliki darah keturunan Indonesia ini muncul sebagai salah satu kandidat kuat yang berpotensi menakhodai Skuad Garuda di masa depan. Perjalanan kariernya, baik sebagai pemain maupun pelatih, menawarkan rekam jejak yang mengesankan dan menjadikannya sosok yang menarik untuk memimpin perubahan.

Lahir di Belanda, Heitinga memiliki ikatan emosional yang kuat dengan Indonesia. Garis keturunan ini berasal dari sang kakek yang berasal dari Pulau Belitung, sementara ayahnya sendiri lahir di Jakarta. Ikatan ini bukan sekadar statistik di biodata, melainkan sebuah koneksi yang diakui dan diungkapkan sendiri oleh Heitinga, bahkan dirinya pernah menyebut Indonesia sebagai ‘surga’. Latar belakang ini tentu menambah dimensi menarik dalam spekulasi mengenai posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Sebagai pemain, Heitinga adalah bek kelas dunia yang produk dari akademi legendaris Ajax Amsterdam. Ia menjalani debut profesionalnya bersama Ajax dan meraih berbagai gelar di sana, termasuk dua titel Eredivisie. Performanya yang konsisten membuatnya menjadi pilar tak tergantikan di jantung pertahanan Ajax sebelum akhirnya menjajaki liga-liga top Eropa. Klub-klub besar seperti Atletico Madrid, Everton, dan Fulham pernah menjadi pelabuhan karier seniornya, mengasah kemampuannya di kerasnya kompetisi Spanyol dan Liga Inggris. Puncak karier internasionalnya adalah saat ia menjadi bagian penting dari Timnas Belanda yang mencapai final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, mencatatkan total 87 caps dan menjadi Dutch Footballer of the Year pada tahun 2008.

Baca Juga:Gaji PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat 2025: Benarkah Penghasilannya Menggoda?Benteng Persebaya Bangkit! Risto Mitrevski Kembali Menginjak Lapangan Hijau Pasca Dua Bulan Menepi

Setelah gantung sepatu, pria kelahiran 15 November 1983 ini segera terjun ke dunia kepelatihan, memfokuskan pengalamannya di klub yang membesarkan namanya, Ajax Amsterdam. Ia memulai dari tim junior dan kelompok umur, sebuah langkah yang menunjukkan komitmennya pada pengembangan pemain. Kemampuannya teruji saat ia dipercaya naik pangkat menjadi pelatih kepala Jong Ajax (tim cadangan) dan kemudian mendapatkan kesempatan emas untuk menjabat sebagai pelatih kepala interim tim utama Ajax menggantikan Alfred Schreuder di tengah musim 2022/2023. Meskipun perannya sebagai pelatih kepala Ajax tidak bertahan lama setelahnya, pengalaman tersebut sangat berharga. Ia juga sempat mencicipi atmosfer kepelatihan di luar Belanda dengan menjadi asisten pelatih, termasuk di West Ham United dan Liverpool, di mana ia membantu meraih gelar Liga Inggris bersama Arne Slot.

0 Komentar