5 Klub dengan Nilai Pasar Tertinggi di BRI Super League 2025/2026: Persib Paling Mahal, Persija Siap Saingi!

BRI Super League 2025/2026
Lima klub dengan nilai pasar tertinggi di BRI Super League 2025/2026. (Dok.BRI Super League)
0 Komentar

Dewa United menjadi salah satu tim yang paling menarik perhatian. Total nilai pasar skuad mereka mencapai Rp104,90 miliar, salah satu yang tertinggi di liga. Skuad ini semestinya menjadi jaminan untuk menempati papan atas, namun kenyataannya performa mereka masih tertinggal.

Pemain-pemain bernilai tinggi mereka antara lain Jonathan (Rp8,69 miliar), Alexis Messidoro (Rp7,82 miliar), serta duo pemain Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Ricky Kambuaya, yang menjadi tulang punggung tim.

Fenomena Dewa United menunjukkan bahwa nilai pasar tinggi tidak selalu langsung sejalan dengan hasil di lapangan. Faktor adaptasi strategi, chemistry pemain, dan performa harian menjadi penentu utama.

Baca Juga:Rekor Sensasional! Erling Haaland Cetak 51 Gol dari 50 Starter di Liga Champions, Tercepat Sepanjang SejarahUPDATE Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Turun ke Peringkat 3, Thailand Kokoh di Puncak! Persaingan Memanas

4. Persija Jakarta — Rp106,90 miliar

Persija Jakarta, Macan Kemayoran, membuktikan diri sebagai salah satu tim yang agresif membangun skuad. Total nilai pasar pemain mereka mencapai Rp106,90 miliar, kedua tertinggi setelah Persib Bandung.

Pemain lokal andalan adalah Jordi Amat (Rp11,30 miliar) dan Rizky Ridho (Rp9,56 miliar), yang menjadi duo bek termahal di kompetisi musim ini. Kedua pemain ini memberi stabilitas lini belakang Persija. Selain itu, Persija menambah kekuatan dengan dua pemain asing baru, Maxwell dan Bruno Tubarao, masing-masing bernilai Rp6,95 miliar.

Dengan kombinasi pemain lokal berkualitas dan asing berbobot tinggi, Persija mampu tampil kompetitif dan bersaing di papan atas sejak awal musim.

5. Persib Bandung

Persib Bandung masih menjadi klub dengan nilai pasar tertinggi di BRI Super League 2025/2026. Sebagai juara bertahan, Persib memanfaatkan kekuatan materi pemain paling mentereng.

Skuad asuhan Bojan Hodak kini memiliki 11 pemain asing dan dua pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang menjadi nilai pasar tertinggi, yaitu Thom Haye (Rp17,38 miliar) dan Eliano Reijnders (Rp10,43 miliar). Dengan materi sekuat ini, Persib tidak hanya bisa bersaing di papan atas tetapi juga menargetkan pencapaian di AFC Champions League Two (ACL2) 2025/2026.

Prestasi ini menunjukkan bahwa investasi dalam kualitas pemain, baik lokal maupun asing, menjadi fondasi bagi Persib untuk mempertahankan dominasi di kancah nasional maupun internasional.

KesimpulanAnalisis nilai pasar lima klub teratas BRI Super League 2025/2026 memperlihatkan dinamika menarik. PSIM Yogyakarta sebagai promosi langsung membuktikan kualitas skuad. PSM Makassar memanfaatkan kekuatan pemain impor, Dewa United menunjukkan risiko nilai pasar tinggi tanpa konsistensi, sementara Persija Jakarta dan Persib Bandung menggabungkan pemain lokal dan asing untuk mencapai performa maksimal.

0 Komentar