RADARCIREBON TV – Langkah Timnas Putri Indonesia di SEA Games 2025 akan memasuki fase krusial saat mereka menghadapi Vietnam pada semifinal sepak bola putri SEA Games 2025 di Thailand. Pertandingan akan digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, dengan kick-off pukul 16.00 WIB di IPE Chonburi Stadium, Chonburi, dan ditayangkan langsung di GTV.
Laga ini menjadi salah satu momen penting bagi sepak bola putri Indonesia, yang berharap menorehkan sejarah baru di arena multi-cabang Asia Tenggara.
Misi Garuda Pertiwi: Raih Medali Pertama SEA Games
Timnas Putri Indonesia berhasil melangkah ke semifinal setelah tampil kompetitif di fase grup. Indonesia finis sebagai runner-up Grup A setelah kemenangan penting atas Singapura dengan skor 3–1, menyegel tiket ke empat besar.
Baca Juga:Hasil Lengkap Liga Europa Malam Ini: Kejutan Beruntun! Roma Hajar Celtic 3-0, Lille Tanpa Verdonk TersungkurHasil SEA Games 2025: Myanmar Terdepak, Vietnam & Filipina Susul Timnas Indonesia di Semifinal Sepakbola Putri
Sejak SEA Games pertama kali mempertandingkan sepak bola putri, Indonesia belum pernah meraih medali. Pencapaian terbaik sebelumnya adalah finis sebagai peringkat keempat pada edisi terdahulu. Kini, anak-anak asuhan pelatih memiliki peluang kuat untuk menembus final dan mempersembahkan medali pertama bagi bangsa.
Vietnam: Lawan Berat di Ujian Terakhir
Vietnam menjadi tantangan tersulit bagi Indonesia di semifinal. Sebagai juara Grup B, tim putri Vietnam datang dengan reputasi kuat di kancah sepak bola wanita Asia Tenggara, berbekal catatan konsisten dan koleksi medali di edisi sebelumnya. Keunggulan pengalaman dan kedisiplinan taktik menjadi faktor yang harus diwaspadai Indonesia.
Sisi Lain Kontingen Indonesia: Timnas Putra Angkat Koper
Sementara itu, pada cabang sepak bola putra SEA Games 2025, Garuda Muda U-22 harus menerima kenyataan pahit. Meski berhasil menang 3–1 atas Myanmar pada laga terakhir Grup C Jumat malam (12/12/2025), timnas putra gagal lolos ke semifinal.
Indonesia unggul lewat dua gol Jens Raven dalam pertandingan tersebut, namun kemenangan itu tidak cukup memuluskan langkah Garuda Muda ke fase berikutnya karena kalah produktivitas gol dari Malaysia sebagai runner-up terbaik. Indonesia finis di posisi kedua Grup C dengan tiga poin, sama seperti Malaysia, tetapi jumlah gol yang dicetak lebih sedikit, sehingga posisinya tetap gagal lolos.
Kekalahan tersebut menjadi momen pahit bagi tim putra, sekaligus penanda berakhirnya perjuangan mereka di cabang sepak bola putra SEA Games 2025.
