Bagi Dewi, emas ini bukan hanya tambahan koleksi pribadi, melainkan simbol keberhasilan kerja tim, pelatih, dan sistem pembinaan menembak Indonesia yang terus berkembang. Emas individual tersebut sekaligus menjadi medali emas ke-22 bagi kontingen Indonesia di Thailand.
Tambahan dua emas dari cabang menembak semakin mengukuhkan posisi Indonesia di papan atas klasemen sementara dengan raihan 22 emas, 29 perak, dan 24 perunggu. Perburuan prestasi pun belum usai, seiring masih berlangsungnya sejumlah cabang hingga penutupan SEA Games 2025.
Di tengah sorak-sorai cabang lain, menembak mungkin hadir dalam sunyi. Namun dari keheningan itulah, Dewi Laila Mubarokah dan timnya membuktikan bahwa prestasi besar kerap lahir dari fokus, kesabaran, dan ketepatan, tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat membanggakan Indonesia.
