Eko Yuli Irawan Meraih Medali Perunggu di SEA Games 2025 Thailand

eko yuli irawan meraih perunggu sea games.
eko yuli irawan meraih perunggu sea games. foto: kemenpora
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Lifter kawakan Indonesia, Eko Yuli Irawan, meraih medali perunggu saat tampil dalam kelas 65 kg putra pada SEA Games 2025 Thailand.

Eko Yuli Irawan melakukan total angkatan 304 kg dalam laga yang digelar di Chonburi Sports School, Chonburi, Thailand, Minggu (14/12/2025).

Atlet berusia 36 tahun asal Metro, Lampung, tersebut melakukan angkatan pertama pada snatch dengan bobot 135 kg.

Baca Juga:Timnas Basket Putri 3×3 Indonesia Meraih Emas d SEA Games 2025Timnas Basket Putra Indonesia Kalah Melawan Tuan Rumah Thailand Dengan Skor 67-71

Atlet Vietnam, Tran Minh Tri mencoba melebih angkatan Eko dengan percobaan 138 kg. Terlihat kewalahan, dia sukses menyelesaikan angkatan tersebut.

Eko kemudian meningkatkan targetnya menjadi 138 kg pada percobaan snatch yang kedua dan berhasil lagi.

Tran Minh Tri yang merupakan Juara Asia kelas 67kg melakukan angkatan dengan percobaan 140 kg, tetapi gagal.

Dia berhasil menyelesaikannya dengan baik yang sekaligus membuatnya berada di posisi pertama dalam angkatan snatch, teknik mengangkat barbel dari bawah secara langsung.

Peta persaingan berubah dalam angkatan clean and jerk. Minh Tri dua kali gagal mengangkat beban seberat 165 kilogram. Sementara Eko bisa mengangkat beban 166 kilogram pada percobaan pertama.

Kegagalan Minh Tri mengangkat beban 167 kilogram memastikan lifter Vietnam itu gagal meraih medali. Sementara persaingan perebutan medali emas beralih.

Sayang Eko Yuli gagal ketika mencoba mengangkat beban 168 kilogram. Peluang Eko untuk meraih emas menipis lantaran lifter Malaysia M Aznil Bidin dan andalan tuan rumah Thongsuk Patsaphong terus membidik angkatan-angkatan yang menembus angka 170 kilogram.

Baca Juga:Hasil LaLiga Spanyol 2025: Los Balncos Menang Tipis 2-1Manchester City Menumbangkan Tuan Rumah Crystal Polace 3-0 Dalam Liga Inggris

Secara total Thongsuk menempati posisi pertama dengan beban total 307 kilogram. Sementara Bidin ada di peringkat kedua dengan hanya terpaut satu kilogram saja.

Eko Yuli yang memiliki total angkatan 304 kilogram ada di peringkat ketiga dan berhak meraih medali perunggu.

0 Komentar