Akmal menegaskan bahwa fluktuasi dalam prestasi adalah hal yang wajar dalam dunia sepak bola, termasuk untuk negara besar. Akan tetapi, karena itu, evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, transparan, dan penuh tanggung jawab. Ia mendorong untuk dilakukan perbaikan dari hulu hingga hilir, mulai dari pelatih, pemain, manajemen, sampai kebijakan jangka panjang agar sejalan dengan rencana sepak bola Indonesia menuju tahun 2045.
Timnas Indonesia U-22 Terhenti di Fase Grup SEA Games 2025, Pengamat Menilai Ini Tanda Bahaya Serius
