RADARCIREBON.TV – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sedang mempersiapkan para atletnya untuk mengikuti kompetisi Asian Games 2026.
Asian Games tahun depan direncanakan akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang, 19 September sampai dengan 4 Oktober 2026.
“Asian Games mainannya tim utama dan persiapan penting untuk dilakukan. Karena Asian Games 2026 merupakan sasaran antara untuk menuju Olimpiade 2028,” jelas Sekretaris Jenderal PP FPTI Pristiawan Buntoro.
Baca Juga:Update Klasemen SEA Games 2025: Indonesia Kejar Emas di Penghujung EventJadwal Lengkap Pertandingan Indonesia pada Jumat 19 Desember di SEA Games 2025
Pristiawan Buntoro mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan tim muda panjat tebing guna menghadapi turnamen Asian Games 2026 mendatang.
“Tim muda inilah sebagai second linernya (lapis kedua) dan diikutkan dalam Asian Games nanti,” lanjut dia.
Menurut Pristiawan Buntoro, sejumlah atlet muda yang berpartisipasi dalam Asian Games nanti adalah Alma Ariella Tsany dan Robby Al Hilmi.
“Di nomor Speed, Robby punya peluang untuk bisa bersama tim utama,” terangnya.
Lanjut dia, pihaknya memang menekankan pentingnya proses regenerasi yang intens. Menurutnya, dengan regenerasi akan bisa mencetak prestasi lebih banyak dari prestasi yang ditorehkan Veddriq Leonardo.
“Sekarang Veddriq Leonardo masih kencang. Kita berharap tahun depan sudah ada tim lapis ketiganya,” tuturnya.
Di lain sisi, pihaknya juga berkomitmen melakukan pengembangan bagi para atlet muda. Hal ini ditengarai panjat tebing berhasil membawa pulang 4 medali emas dari 6 yang diperebutkan di SEA Games Thailand 2025
Baca Juga:SEA Games 2025: Indonesia Cetak Target Emas Meski Masih Sisa 2 Hari Pertandingan Ramalan Shio Ayam 2026, Sinyal Kuat Bertemu Jodoh dan Awal Cinta Baru
“Hasil kemarin itu menggambarkan kekuatan muda kita di Boulder. Walaupun kemarin si Rizky itu yang di Boulder Putra kita lihat dia tidak dalam performa terbaiknya,” tandas Pristiawan.
Pristiawan Buntoro mengungkapkan Rizky bertanding di SEA Games dengan menyandang status meraih medali emas di Kejuaran Nasional dengan mengalahkan Ardana Cikal Damarwulan.
“Harusnya hasilnya lebih baik, tapi itulah tempat menempa atlet-atlet muda kita,” kata dia.
Menurutnya, berbeda dengan atlet panjat tebing putri Alma Ariella Tsany. Sejak periode pra Olimpiade Paris, Alma memiliki hak untuk mengikuti ajang SEA Games.
“Dia peringkat satu nasional kan. Cuma dia kena batasan usia kan, waktu itu masih 14 tahun sehingga ditolak,” paparnya.
Sebelumnya, Menpora Erick Thohir memberikan apresiasi pada cabang olahraga panjat tebing yang telah memasuki 21 cabor unggulan untuk Olimpiade. Menurut Erick, pemerintah sudah mulai berfokus terhadap cabor ini dimana Olimpiade menjadi target utama.
