Loker SPPG Diserbu Pencari Kerja – Video

Loker SPPG Diserbu Pencari Kerja
0 Komentar

Pengumuman walk in interview, rekrutmen relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, di Desa Nanggerang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, mendadak heboh. Ribuan pelamar membludak, antrean mengular hingga dua ratus meter, bak job fair skala besar.

Pengumuman walk in interview, rekrutmen relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, di Desa Nanggerang, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, mendadak heboh. Ribuan pelamar membludak, antrean mengular hingga dua ratus meter, bagaikan job fair skala besar.

Sejak Selasa pagi, pencari kerja terus berdatangan ke lokasi seleksi relawan SPPG. Jumlahnya diperkirakan mendekati seribu pelamar. Antrean panjang sempat meluber ke badan jalan desa setempat, sehingga menarik perhatian warga dan pengguna jalan.

Baca Juga:Ribuan Pemudik Dari Jakarta Penuhi Stasiun Cirebon – VideoKemacetan Panjang Hiasi Jalan Cipto – Video

Posisi yang dibutuhkan hanya sebanyak empat puluh tujuh relawan. Dalam rekrutmen ini, SPPG membuka berbagai posisi, mulai dari petugas kebersihan dapur, pengolah makanan, hingga tenaga profesional seperti ahli gizi dan akuntan. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung hingga pukul dua siang.

Seleksi dilakukan langsung di lokasi. Pelamar menyerahkan berkas, menjalani wawancara, mengisi kuesioner sesuai posisi, serta mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan puskesmas setempat.

Ketua Yayasan Ruang Harapan Generasi Foundation sebagai penyelenggara rekrutmen, Linda Fitriani, mengaku tidak menyangka antusiasme masyarakat akan sebesar ini. Informasi rekrutmen yang disebarkannya melalui media sosial ternyata bergulir sangat cepat dan dibagikan ulang ribuan kali.

Linda menyebut, rekrutmen ini digelar secara terbuka tanpa pembatasan wilayah. Tujuannya memberi kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Kuningan untuk terlibat dalam program sosial SPPG.

Pemerintah Desa Nanggerang turut terkejut dengan membludaknya jumlah pelamar. Aparatur desa diturunkan penuh untuk membantu pengaturan teknis dan ketertiban di lokasi. Kepala Desa Nanggerang, Deni Ramadani, menilai antusiasme warga ini menunjukkan besarnya kebutuhan akan lapangan pekerjaan. Untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas, unsur TNI dan Polri turut diterjukan.

Hingga menjelang siang, antrean pelamar masih terlihat padat. Panitia menyiapkan skema percepatan seleksi jika waktu tidak memungkinkan.

0 Komentar