Banjir bandang yang menerjang wilayah Kabupaten Cirebon mengakibatkan kerusakan di sejumlah lokasi, salah satunya di Kompleks Perumahan Taman Anggrek, Plumbon, Rabu siang. Dua rumah rusak berat dan delapan belas lainnya jebol usai dihantam banjir setinggi dua meter yang menerjang pada Rabu dini hari. Bahkan, air yang datang secara tiba-tiba membuat hampir seluruh perabotan porak-poranda tak bisa diselamatkan.
Banjir yang menerjang kawasan Perumahan Taman Anggrek, Desa Kabarepan, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon pada Rabu dini hari. Banjir setinggi hampir dua meter menerjang deras pemukiman. Bahkan, air yang masuk dari area persawahan menjebol bagian depan dan belakang rumah warga.
Warga mengaku tak menyangka banjir yang awalnya menerjang wilayah Kecamatan Sumber turut menghantam kompleks perumahannya yang berada di area rendah. Saat kejadian, bahkan warga dibuat panik lantaran air deras datang secara tiba-tiba dengan ketinggian nyaris menyentuh atap. Tak hanya menjebol dan merobohkan rumah, banjir terparah sepanjang berdirinya kompleks ini juga memporak-porandakan perabotan hingga tak bisa diselamatkan.
Baca Juga:PAD Kabupaten Cirebon Capai Rp.1 Triliun – VideoKMP Kelurahan Sunyaragi Resmi Beroperasi – Video
Sementara, dari data sementara, terdapat dua puluh rumah yang mengalami kerusakan dan dua di antaranya ambruk diterjang banjir bandang. Wilayah Desa Kabarepan menjadi titik terparah banjir kiriman dari wilayah hulu, Kabupaten Kuningan ini. Terdapat dua puluh empat desa dari delapan kecamatan terdampak banjir yang viral di media sosial ini.
Saat ini, puluhan warga masih melakukan bersih-bersih sisa lumpur hingga puing yang berserakan di dalam rumah. Meski saat ini banjir telah surut, namun warga yang trauma khawatir terjadi banjir susulan mengingat cuaca tak menentu dan intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu, Kabupaten Kuningan.