Revitalisasi Tugu Perjuangan Jatiseeng Menuai Kritikan – Video

Revitalisasi Tugu Perjuangan Jatiseeng Menuai Kritikan
0 Komentar

Revitalisasi Tugu Perjuangan di Desa Jatiseeng, Kabupaten Cirebon disorot karena dianggap tidak memuaskan dengan porsi alokasi anggaran yang besar.

Revitalisasi Tugu Perjuangan Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon disosot karena dianggap tidak memuaskan, dan nyaris tidak berubah dari konstruksi awal. Kuwu Jatiseeng menilai revitalisasi Tugu Perjuangan yang alokasi anggrannya berasal dari Pokir dewan ini, sudah melalui musyawarah dan masyarakat menolak adanya perubahan total.

Revitalisasi Tugu Perjuangan Jatiseeng ini dikerjakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, dari anggaran Pokok Pikiran dewan Dapil enam, Mad Saleh. Penolakan revitalisasi total diklaim dilandasi oleh nilai-nilai perjuangsn kemerdekaan masyarakat di wilayah Jatiseeng Ciledug pada era penjajahan dan momen Agresi Militer Belanda di masa lampau.

Baca Juga:Dinas Perpustakaan Kab. Cirebon Dorong Minat Baca Masyarakat – VideoJigus Tekankan Pentingnya Pembinaan Atlet dan Cabor – Video

Menurut Kuwu Jatiseeng, dilakukan peninggian Tugu Perjuangan dari empat menjadi enam meter, atau ditambah menjadi dua meter dan dibubuhi lampu di puncak tugu atau monumen perjuangan ini. Namun, Kuwu mengkaui salah satu yang disproti oleh masyarakat adalah badan monumen yang dilapisi plastik PVC, dan dianggap akan mudah rusak.

Sementara, revitalisasi Tugu Perjuangan yang proyek pengerjaannya dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup ini dialokasikan sebesar 171 juta rupiah. Nominal anggaran Pokir dewan tersebut dianggap tidak relevan dengan konstruksi hasil revitalisasi, yang terkesan seadanya.

Namun, Kuwu Jatiseeng menekankan bahwa sebelum direvitalisasi, masyarakat sudah diajak untuk musyawarah dan hasilnya menolak untuk merubah bentuk Tugu Perjuangan Jatiseeng.

0 Komentar