Banjir Di Kalijaga Jadi Perhatian Serius Pemkot Cirebon – Video

Banjir Di Kalijaga Jadi Perhatian Serius Pemkot Cirebon
0 Komentar

Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti sudah menjadi langganan banjir hampir tiap tahun pada musim penghujan. Berbagai pola dan penanggulangan banjir telah disiapkan oleh Pemerintah Kota Cirebon, salah satunya normalisasi sungai yang akan dilakukan di tahun 2026.

Banjir yang hampir setiap tahun melanda Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Cirebon. Bahkan, lokasi ini sempat didatangi langsung oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Wali Kota Cirebon menyampaikan sebelum kunjungan KDM ke lokasi banjir Kalijaga, dirinya telah lebih dulu turun ke lapangan bersama Kepala Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS. Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa banjir di Kalijaga tidak semata disebabkan oleh aliran air dari wilayah Kota Cirebon.

Baca Juga:Pengelola Sawit Diultimatum untuk Tunjukan Izin Pengelolaan Lahan – VideoPedagang Mengais Sisa Barang Pasca Kebakaran – Video

Menurut Wali Kota, Kalijaga merupakan salah satu wilayah dengan kontur terendah di Kota Cirebon. Ketika debit air di wilayah hulu meningkat akibat curah hujan tinggi, maka dampaknya akan langsung dirasakan di kawasan hilir. Meski demikian, Pemerintah Kota Cirebon berkomitmen untuk melakukan penanganan secara serius dan berkelanjutan.

Berbagai pola dan sistem penanggulangan banjir telah disiapkan, termasuk rencana normalisasi sungai yang ditargetkan dapat diselesaikan pada tahun 2026. Namun, Wali Kota mengakui adanya kendala di lapangan, salah satunya adalah sulitnya menurunkan alat berat ke lokasi sungai karena akses yang terhalang oleh permukiman warga.

Pemerintah Kota Cirebon berharap dengan kerja sama semua pihak dan dukungan masyarakat, persoalan banjir di Kalijaga dapat dituntaskan secara bertahap dan tidak lagi menjadi langganan setiap musim hujan.

0 Komentar