RADARCIREBON.TV – Kompetisi kasta tertinggi sepak bola tanah air, Super League 2025/2026, memasuki pekan ke-16 yang penuh drama.
Pertandingan awal tahun ini akan dibuka dengan big match yang mempertemukan pemuncak klasemen sementara, Borneo FC Samarinda, melawan raksasa Sulawesi, PSM Makassar, pada Sabtu (3/1/2026).
Kedua tim sama-sama membawa misi penting di awal tahun, dengan Borneo ingin menjaga konsistensi di papan atas klasemen, sementara PSM berusaha bangkit dari hasil kurang maksimal di laga sebelumnya.
Baca Juga:Jangan Lewatkan Pertarungan Antara Cagliari vs Milan Menjadi Pembuka Tahun 2026Duel Sengit Liverpool Gagal Memetik Kemenangan Lawan Leeds United Berakhir Tanpa Gol Skor 0-0
Borneo FC dinilai masih lebih unggul secara statistik. Tim berjuluk Pesut Etam itu memiliki catatan kandang yang cukup kuat di Stadion Segiri, serta produktivitas gol yang lebih baik dibandingkan PSM Makassar. Meski demikian, Borneo masih kerap menunjukkan celah di lini pertahanan yang bisa dimanfaatkan lawan.
PSM Makassar datang dengan motivasi tinggi meski performa tandang belum sepenuhnya stabil. Juku Eja diperkirakan mengandalkan permainan disiplin dan serangan balik cepat untuk meredam agresivitas tuan rumah.
Pengamat sepak bola nasional, Rizal Firmansyah, menilai pertandingan ini akan ditentukan oleh efektivitas kedua tim dalam memanfaatkan peluang.
“Borneo FC unggul dari sisi konsistensi dan kekuatan kandang. Namun PSM punya karakter tim yang kuat saat bermain sebagai underdog. Jika PSM mampu bertahan dengan rapi dan transisi menyerang berjalan baik, peluang mencuri poin tetap terbuka,” ujarnya.
Ia juga menyoroti faktor mental pemain PSM saat tampil di luar kandang.“Masalah PSM musim ini bukan kualitas pemain, tapi konsistensi dan kepercayaan diri ketika away. Kalau mereka bisa menjaga fokus selama 90 menit, laga ini tidak akan mudah bagi Borneo,” tambahnya.
Dari catatan pertemuan kedua tim, duel Borneo FC dan PSM Makassar kerap berjalan seimbang. Beberapa laga terakhir menunjukkan kedua tim sama-sama berpeluang mencetak gol, sehingga pertandingan diprediksi berlangsung terbuka namun tetap penuh kehati-hatian.
Dengan keuntungan bermain di kandang dan performa yang lebih stabil, Borneo FC sedikit lebih diunggulkan. Meski demikian, PSM Makassar tetap memiliki peluang meraih hasil positif jika mampu bermain disiplin dan memaksimalkan peluang yang ada.
