RADARCIREBON.TV Di Indonesia pada tahun 2025, muncul tren baru dalam pilihan menu sarapan yang berbeda dari kebiasaan konsumsi pagi sebelumnya. Menu sarapan berbasis makanan kukus dan rebusan sedang viral terutama di kalangan generasi muda seperti Gen Z, dan menjadi ciri perubahan gaya hidup menuju pilihan yang lebih sehat.
Tren ini ditandai dengan meningkatnya popularitas makanan kukus sebagai menu sarapan, seperti ubi, jagung, pisang, talas, dan umbi‑umbian lainnya yang diolah hanya dengan metode kukus tanpa tambahan minyak atau bumbu berat. Banyak penjual kini menawarkan paket sarapan kukusan yang terjangkau dan praktis, sehingga mudah ditemui di berbagai kota besar hingga pasar tradisional.
Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, sampai-sampai membuat unggahan di media sosial (medsos) untuk mengapresiasi gaya hidup yang banyak dianggap lebih sehat tersebut.
Baca Juga:Kejari Samosir Tetapkan Kadis Sumut Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Korban Bencana Rp 1,5 MiliarJalur Resmi Pencairan BLT Kesra Tahun 2026
“Aku baru beli nih kayak gini (paketan kukusan), harganya sekitar Rp 10 ribuan. Ternyata sudah banyak orang jualan makanan sehat seperti ini,” ungkap Budi Sadikin dalam postingan Instagram miliknya.
Menu sarapan serba rebus-rebusan dan kukusan mudah sekali ditemui di sejumlah daerah. Salah satunya di sekitar Stasiun Sudirman, Jakarta Selatan (Jaksel).
Alaibi (21) adalah salah satu penjual menu sarapan rebusan dan kukusan di sana. Alaibi mengaku baru 2 minggu berjualan di lokasi tersebut. Meski baru, jualan Alabi sudah ramai pembeli.
“Cabangnya sudah banyak dan lagi viral, jadi mulai buka di sini,” kata Alaibi saat ditemui detikcom, Rabu (12/11/2025).
“Jualannya dari jam 6 sudah ready kak sampai jam 9-an. Alhamdulillah selalu habis sih, kalau sisa pun paling beberapa buah dan nggak dijual lagi,” tambah Alaibi.
Alaibi menjual berbagai jenis makanan kukus, seperti ubi, singkong, pisang, talas, kentang, jagung, kacang, sukun hingga labu kuning. Satu paket dijual seharga Rp 10 ribu dengan pilihan tiga jenis bahan makanan.
“Kombinasi yang paling sering dibeli itu selain talas, ada ubi, jagung, dan singkong. Satu paket harganya 10 ribu sudah dapat 3 bisa pilih bebas,” beber Alaibi.
Baca Juga:Hasil Super League: Persebaya Menang 4-0 Atas Persijap Jepara di GBKHasil AC Milan vs Verona Berakhir Skor 3-0, Christopher Nkunku Menyumbang Dua Gol
Alaibi berjualan menggunakan kukusan modern yang terbuat dari aluminium. Selain lebih ringan, kukusan seperti itu mudah dicuci dan lebih cepat membuat makanan panas.
