Meski begitu, para pengamat sepakat bahwa kualitas Füllkrug tidak hilang. Ia hanya membutuhkan sistem yang tepat dan lingkungan yang mendukung.
•AC Milan: Peluang Kebangkitan di Liga Italia
Di tengah situasi tersebut, nama AC Milan mulai dikaitkan dengan Füllkrug. Klub raksasa Serie A itu disebut sedang mencari penyerang berpengalaman untuk menambah kedalaman skuad dan memberikan alternatif di lini depan.
Serie A dikenal sebagai liga yang lebih taktis dan terstruktur dibanding Premier League. Bagi striker seperti Füllkrug, kondisi ini bisa menjadi keuntungan. Tempo permainan yang lebih terkontrol serta fokus pada organisasi tim berpotensi menghidupkan kembali insting golnya.
Baca Juga:Mimpi Biru di Asia: Zulio Cesar Penuh Keyakinan Persib Bandung Siap Melaju Jauh di AFC Champions League 2Gagal Amankan Antoine Semenyo, Man United Alihkan Bidikan ke Target Alternatif Demi Perkuat Lini Serang
AC Milan juga memiliki tradisi panjang dalam mengembangkan penyerang dengan karakter fisik kuat. Jika rumor ini menjadi kenyataan, Füllkrug bisa menjadi opsi ideal sebagai target man, terutama dalam situasi bola mati dan pertandingan ketat.
•Motivasi Pribadi dan Faktor Usia
Di usia 31 tahun, Füllkrug berada di fase krusial kariernya. Ia tidak lagi berada dalam tahap eksperimen, melainkan membutuhkan stabilitas dan peran jelas di tim utama. Kepindahan ke klub seperti AC Milan bisa menjadi langkah strategis, baik untuk menjaga performa di level tertinggi maupun mempertahankan peluangnya bersama Timnas Jerman.
Motivasi untuk bangkit menjadi faktor penting. Banyak pemain justru menemukan kembali performa terbaik mereka setelah mengalami masa sulit. Füllkrug dikenal sebagai sosok pekerja keras dan profesional, kualitas yang sangat dihargai di klub sebesar AC Milan.
•Pandangan Pengamat: Masih Layak di Level Elite
Sejumlah pengamat sepak bola Eropa menilai bahwa Füllkrug masih sangat layak bermain di klub besar. Statistik memang penting, tetapi konteks permainan tidak bisa diabaikan. Dalam sistem yang tepat, ia masih mampu mencetak dua digit gol per musim.
Pengalaman tampil di Liga Champions dan turnamen internasional menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki semua striker. AC Milan, yang sering bermain di kompetisi Eropa, bisa memanfaatkan pengalaman tersebut, terutama dalam laga-laga krusial.
