Real Betis mencoba bangkit, tetapi hingga akhir babak pertama, upaya mereka masih sebatas penguasaan bola tanpa ancaman nyata. Madrid, meski jauh dari kata dominan, tampil efisien dan terkontrol.
Menutup babak pertama, keunggulan 1-0 ini terasa lebih dari sekadar angka di papan skor. Dengan daftar absen panjang Mbappé, Dean Huijsen, Trent Alexander-Arnold, Éder Militão, Brahim Díaz, hingga Dani Carvajal, Madrid menunjukkan bahwa mereka belum runtuh oleh keadaan.
Babak kedua akan menentukan, apakah keunggulan ini hanyalah jeda singkat sebelum badai, atau awal dari malam yang kembali menegaskan satu hal lama: Real Madrid jarang butuh sempurna untuk tetap berbahaya.
