Endrick Pamit dari Lyon dengan Pidato Menyentuh: 'Singa Harus Pergi, Tapi Raungku Akan Selalu di Sini'

Endrick
Endrick menangis saat berpamitan dengan fans Lyon di Stadion Groupama sumber img:@endrick
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Bintang muda Brasil, Endrick, resmi mengucapkan selamat tinggal kepada para penggemar Lyon. Pemain berusia 19 tahun itu harus kembali ke Real Madrid setelah masa peminjamannya selama enam bulan berakhir. Perpisahan ini bukan sekadar akhir dari kontrak pinjaman biasa, melainkan sebuah monumen perjalanan emosional seorang pemain yang bangkit dari keterpurukan, membuktikan bahwa dirinya layak disebut sebagai salah satu talenta paling cemerlang di generasinya.

Kepergian bintang asal Brasil itu dilakukan dengan penuh gaya dan rasa hormat. Ditemani dengan tepuk tangan meriah dari tribun Stadion Groupama, sang pemain pun mulai tancap gas menunjukkan bakatnya. Tidak hanya mengandalkan sepak bola, ia juga bergerak menyentuh hati publik dengan unggahan video menyentuh di media sosial, yang secara jujur mengakui bagaimana Lyon telah menyelamatkan kariernya yang sempat redup di bawah sinar tajam Madrid.

Frasa Singa: Simbol Kebangkitan di Tengah Keputusasaan

Dalam video perpisahannya, Endrick memilih untuk menggunakan metafora maskot klub yang membesarkan namanya untuk menyampaikan perasaannya. Ia mengawali pidato panjangnya dengan analogi yang sangat kuat tentang seekor singa. “Di Brasil, ketika seseorang sedang mengalami masa sulit, sering dikatakan bahwa mereka harus ‘membunuh seekor singa setiap hari’. Selama beberapa bulan, saya mengalami situasi yang seharusnya tidak pernah dihadapi oleh atlet mana pun,” tulis Endrick dikutip dari postingan Instagramnya, mengawali kisah pilunya.

Baca Juga:Mourinho Effect! Antonio Rudiger Pilih Bertahan di Real Madrid Usai Terpesona Sosok MourinhoJose Mourinho Disebut Ingin Datangkan 3 Pemain Baru ke Real Madrid pada Bursa Transfer 2026

Namun alih-alih menyerah dan mematikan singa-singa itu, ia memilih jalan yang lebih berani. Ia memutuskan untuk menjadi singa itu sendiri. Keputusan itu lahir setelah ia tiba di Lyon pada bursa transfer Januari 2026.

“Dan di sinilah saya menemukan apa yang saya butuhkan untuk mendapatkan kembali kekuatan saya. Untuk mengikuti insting saya. Untuk menyerang seperti singa. Untuk membela keluarga saya, yang mendukung saya, dan mereka yang menyambut saya dengan sangat hangat,” lanjutnya.

Performa Spektakuler: 21 Laga, 8 Gol, 8 Assist

Keputusan Real Madrid untuk meminjamkannya ternyata berbuah manis. Statistik mencatat bahwa Endrick menjelma menjadi salah satu pemain paling produktif di Ligue 1 selama paruh kedua musim. Dari 21 penampilan bersama tim utama, ia berhasil mengemas 8 gol dan 8 assist, membantu klub finis di peringkat keempat klasemen akhir Ligue 1 2025/2026. Bahkan media Goal.com menyebut bahwa performa impresifnya sempat membuat Lyon sanggup menahan laju PSG di beberapa laga krusial.

0 Komentar