Breakingnews!! Gagal Atasi Leeds United, Ruben Amorim Pelatih Manchester United Dipecat

Ruben Amorim
Ruben Amorim akui besarnya tekanan di MU. Foto: Instagram Manchester United / tangkapan layar - radarcirebon.tv
0 Komentar

RADARCIREBON.TV – Manchester United akhirnya mengambil langkah ekstrem yang sejak beberapa pekan terakhir hanya beredar sebagai bisik-bisik di internal klub. Manajemen Setan Merah resmi mengakhiri kerja sama dengan Ruben Amorim, pelatih asal Portugal yang dinilai gagal menjaga harmoni dengan jajaran direksi dan pemangku kepentingan klub.

Keputusan pemecatan itu diumumkan setelah hubungan antara Amorim dan manajemen dinilai memburuk dan tidak lagi kondusif untuk keberlanjutan proyek jangka menengah Manchester United. Alih-alih menghadirkan stabilitas, masa kepemimpinan Amorim justru berakhir lebih cepat dari ekspektasi awal.

Dikutip dari media Italia, pemecatan Amorim dipicu oleh pernyataannya usai Manchester United ditahan imbang Leeds United 1-1 dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Minggu (4/1). Hasil tersebut bukan hanya memperpanjang inkonsistensi performa United, tetapi juga membuka keretakan yang selama ini tertutup rapat.

Baca Juga:Pascal Struijk, Kakak Kandung Rafael Struijk Timnas Indonesia, Sukses Bikin Assist Lawan Manchester UnitedMengurai Fakta dan Spekulasi di Balik Rumor Jay Idzes Masuk Radar Manchester United

Dalam pertemuan internal bersama dewan klub, Amorim disebut melontarkan komentar yang dianggap provokatif dan berpotensi melemahkan arah kebijakan manajemen. Salah satu pernyataan yang paling disorot adalah sinyal bahwa dirinya hanya berniat bertahan selama 18 bulan di Old Trafford, sebuah pernyataan yang bertolak belakang dengan visi jangka panjang klub.

Bagi manajemen Manchester United, pernyataan tersebut menjadi garis batas. Klub yang tengah berupaya membangun ulang fondasi tim menilai sikap Amorim tidak mencerminkan komitmen penuh terhadap proyek besar yang sedang dijalankan, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.

The Athletic kemudian mengonfirmasi bahwa kebersamaan Amorim dengan Manchester United resmi berakhir setelah berjalan selama 14 bulan. Padahal, saat ditunjuk, Amorim diharapkan menjadi sosok pembawa perubahan, dengan reputasi sebagai pelatih muda progresif yang sukses di Portugal.

Namun, realitas di Old Trafford berbicara lain. Ketegangan internal, perbedaan pandangan strategis, hingga komunikasi yang dinilai tidak selaras membuat hubungan kedua pihak sulit dipertahankan. Di balik layar, sumber internal menyebut kepercayaan antara pelatih dan manajemen telah terkikis sejak beberapa bulan terakhir.

Pemecatan ini kembali menegaskan persoalan klasik Manchester United pasca era kejayaan: pergantian pelatih yang cepat, proyek jangka pendek, dan ketidakstabilan arah klub. Amorim menjadi nama terbaru dalam daftar pelatih yang gagal bertahan lama di kursi panas Old Trafford.

0 Komentar