RADARCIREBON.TV – Laga Fulham kontra Liverpool pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026 tak hanya menyajikan drama gol, tetapi juga diwarnai sejumlah keputusan krusial wasit yang memicu perdebatan. Pertandingan yang berlangsung di Craven Cottage, Minggu (4/1/2026) malam WIB, berakhir imbang 2-2, namun sorotan utama tertuju pada peran VAR dalam beberapa momen penting.
Sejak babak pertama, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Fulham berhasil membuka keunggulan melalui gol Harry Wilson pada menit ke-17. Meski awalnya memicu tanda tanya, gol tersebut tetap disahkan setelah ditinjau oleh VAR. Tayangan ulang menunjukkan Wilson berada dalam posisi onside saat menerima umpan terobosan sebelum menaklukkan Alisson Becker. Keputusan itu membuat para pemain Liverpool sempat melayangkan protes, namun wasit tetap pada pendiriannya.
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Gol sempat tercipta lewat Cody Gakpo hanya dua menit setelah restart, tetapi dianulir karena posisi offside. Keputusan tersebut kembali menjadi pembicaraan, mengingat proses gol berlangsung cepat dan membuat publik stadion bereaksi keras.
Baca Juga:Jadwal Lengkap Timnas Indonesia Senior di Tahun 2026: Empat Agenda Penting Jelang Piala AsiaJadwal dan Prediksi Persija vs Persijap di BRI Super League 2025/2026: Macan Kemayoran Diunggulkan
Kontroversi lain muncul pada menit ke-55. Harry Wilson terjatuh di kotak penalti setelah berduel dengan bek Liverpool. Pemain Fulham langsung mengangkat tangan meminta hadiah penalti, didukung sorakan penonton tuan rumah. Namun, wasit menilai kontak yang terjadi tidak cukup kuat untuk pelanggaran, dan VAR tidak merekomendasikan tinjauan ulang. Keputusan ini memicu kekecewaan Fulham yang merasa dirugikan pada momen krusial.
Liverpool akhirnya menyamakan kedudukan lewat gol Florian Wirtz pada menit ke-57. Gol tersebut kembali harus melewati proses pengecekan VAR karena dugaan offside dalam proses serangan. Setelah peninjauan singkat, VAR mengonfirmasi posisi Wirtz sah, dan gol pun disahkan. Keputusan itu mengubah momentum pertandingan dan membuat laga semakin terbuka.
Rangkaian keputusan wasit dan VAR tersebut memberi warna tersendiri pada pertandingan. Emosi pemain silih berganti, baik dari kubu Fulham maupun Liverpool, yang beberapa kali terlihat berdiskusi intens dengan perangkat pertandingan. Atmosfer Craven Cottage pun semakin panas seiring jalannya laga.
Hingga peluit panjang dibunyikan, duel Fulham vs Liverpool dikenang sebagai pertandingan yang sarat kontroversi. Peran VAR dan keputusan wasit menjadi faktor penting yang memengaruhi jalannya laga, sekaligus menambah daftar panjang perdebatan soal konsistensi pengambilan keputusan di Liga Inggris musim ini.
