RADARCIREBON.TV – Persiapan Timnas Indonesia menuju Piala AFF 2026 atau ASEAN Mitsubishi Electric Cup mulai menarik perhatian publik, khususnya terkait komposisi pemain yang akan dibawa. Perubahan jadwal turnamen ke periode Juli–Agustus membuka peluang besar bagi Skuad Garuda untuk tampil dengan kekuatan terbaik, termasuk memadukan pemain lokal andalan dengan pemain keturunan dan abroad.
Sejumlah nama diprediksi tetap menjadi tulang punggung Timnas Indonesia. Di posisi penjaga gawang, Ernando Ari masih menjadi pilihan utama berkat konsistensinya dalam beberapa tahun terakhir. Pengalamannya di level internasional dan kematangan dalam membaca permainan membuatnya dipercaya menjaga stabilitas lini belakang.
Di lini tengah, Marselino Ferdinan diperkirakan kembali memegang peran sentral. Gelandang muda ini dikenal memiliki kreativitas, keberanian dalam duel, serta kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Perkembangannya di level klub dan tim nasional menjadikan Marselino salah satu pemain kunci yang sulit tergantikan dalam skema permainan Timnas Indonesia.
Baca Juga:Hasil Liga Inggris Tadi Malam: Drama Injury Time di Craven Cottage, Liverpool Gagal MenangHighlight Liverpool vs Fulham: VAR, Penalti Kontroversial, dan Gol Dianulir Warnai Duel Panas di Craven Cottag
Selain pemain inti lokal, potensi kehadiran pemain keturunan dan pemain abroad menjadi nilai tambah signifikan. Jadwal Piala AFF 2026 yang bertepatan dengan masa libur atau pra-musim di sejumlah liga Eropa dan Asia memberi ruang bagi PSSI untuk memanggil pemain keturunan “Grade A” tanpa terkendala agenda klub. Kehadiran mereka diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan, terutama dari segi fisik, tempo, dan pengalaman bertanding di level tinggi.
Kombinasi pemain lokal dan keturunan juga memperluas opsi taktik bagi pelatih. Dengan kedalaman skuad yang lebih merata di setiap lini, Timnas Indonesia tidak lagi bergantung pada satu atau dua pemain saja. Rotasi bisa dilakukan tanpa menurunkan kualitas permainan, sebuah faktor penting dalam turnamen yang padat dan menuntut konsistensi.
Kedalaman skuad ini berpotensi memberi dampak besar terhadap performa Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Persaingan internal yang sehat dapat meningkatkan standar latihan dan kesiapan pemain saat bertanding. Selain itu, fleksibilitas dalam memilih komposisi pemain memungkinkan Timnas Indonesia beradaptasi dengan berbagai karakter lawan di Asia Tenggara.
Dengan perpaduan pemain lokal yang sudah matang dan tambahan pemain keturunan berkualitas, Timnas Indonesia memiliki modal kuat untuk bersaing di level tertinggi Piala AFF 2026. Jika persiapan berjalan optimal dan chemistry tim terbentuk dengan baik, harapan meraih prestasi maksimal bukan lagi sekadar angan.
