Laga Panas di Pembuka IBL 2026, Dewa United Tantang Pelita Jaya

foto
(Foto: IG @pelitajayabasketball)
0 Komentar

RADARCIREBON.TV- Musim baru Indonesia Basketball League (IBL) 2026 langsung dibuka dengan laga big match. Dewa United bakal berhadapan dengan Pelita Jaya di pertandingan pembuka. Salah satu andalan Pelita Jaya, Andakara Prastawa, pun berharap timnya bisa mengawali musim dengan hasil positif.

Pertandingan ini akan digelar di Dewa United Arena, Tangerang Selatan, pada Sabtu (10/1/2026) pukul 19.00 WIB. Laga ini juga jadi ulangan duel panas kedua tim yang sebelumnya bertemu di partai final IBL 2025.

Seperti diketahui, pada final musim lalu, Pelita Jaya harus mengakui keunggulan Dewa United. Laga penentuan juara yang digelar di GMSB Kuningan, Jakarta, berakhir dengan skor tipis 74-73 untuk kemenangan Dewa United, yang akhirnya keluar sebagai juara dengan agregat 2-1.

Baca Juga:Aksi Keras di Liga 4, PS Putra Jaya Pecat Pemain Usai Insiden Brutal Lawan Perseta 1970Heboh Tiket Palsu di Laga Persik vs Persib, Panpel Bongkar Modus Cetak Ulang PDF

Menjelang laga pembuka musim ini, Andakara Prastawa menegaskan bahwa timnya tak membawa misi balas dendam. Fokus utama Pelita Jaya hanyalah memulai musim dengan langkah yang baik.

“Targetnya sih bukan balas dendam tapi open season harus dibuka dengan baik. Last season, kita sudah banyak berubah ya, pelatih baru, pemain asing baru. Jadi targetnya cuma satu, memulai season dengan baik,” kata Prastawa dalam jumpa pers di kawasan FX Sudirman, Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Hal senada juga disampaikan oleh Muhamad Arighi. Ia menyebut Pelita Jaya akan fokus menjalankan game plan yang sudah disiapkan tim pelatih.

“Pasti target kami untuk game pertama menang. Jadi yang tahun lalu jadi yang lalu, lembaran baru kita mulai dengan lebih baik. Sementara untuk IBL secara keseluruhan ingin juara dan semua pemain sehat, karena beberapa pemain kita ada yang cedera. Semoga sembuh, sehat lagi, dan juara bareng,” ujarnya.

Sementara itu, dari kubu Dewa United, Arki Dikania Wisnu mengatakan timnya tak mau terlalu memikirkan lawan. Sebagai juara bertahan, mereka ingin terus menjaga performa dan memberikan yang terbaik di setiap pertandingan.

“Kemarin itu saat juara, kita harus mempertahankan (gelar) dan harus kasih 100 persen dan kami akan improve terus setiap hari,” kata Arki.

0 Komentar