RADARCIREBON.TV- Dalam lanjutan pekan ke-19 Serie A Liga Italia 2025/2026, Juventus kembali menunjukkan tajinya dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sassuolo di Stadion Mapei, Reggio Emilia pada Rabu dini hari (7 Januari 2026).
Laga itu menjadi peristiwa penting bagi Bianconeri untuk kembali ke posisi empat klasemen, sekaligus momen pahit bagi Sassuolo dan khususnya bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang terlibat dalam salah satu momen krusial yang berujung gol.
Dominasi Juventus Sejak Laga Dimulai
Juventus tampil sebagai tim yang lebih siap sejak peluit dimulainya laga. Dengan skema permainan yang lebih cepat dan agresif, tim tamu langsung mendikte tempo pertandingan. Sassuolo yang berstatus tuan rumah pun berjuang keras menahan serangan bertubi-tubi, namun dominasi Juventus tetap terasa di setiap lini. Meski beberapa pemain kunci Juventus sempat absen karena cedera, Spalletti berhasil menyusun taktik yang efektif untuk mengontrol pertandingan sepenuhnya.
Baca Juga:GBLA Dipastikan Full Biru! 26 Ribu Tiket Persib vs Persija Ludes Terjual, Manajemen Jamin Keamanan TotalBojan Hodak Tutup Mulut Jelang El Clasico Indonesia: Tegas Tolak Bahas Duel Panas Persib vs Persija
Gol pembuka kemenangan Juventus hadir cukup cepat, pada menit ke-16. Umpan silang dari sisi kiri yang diantisipasi oleh bek Sassuolo, Tarik Muharemovic, justru berakhir malang dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri ini menjadi sinyal awal bagi Juventus untuk semakin mendominasi jalannya pertandingan, memaksa Sassuolo untuk merangkak keluar dari tekanan.
Blunder Jay Idzes Jadi Titik Balik Kekalahan
Momen yang paling disorot dari laga ini adalah kesalahan yang dilakukan oleh Jay Idzes pada babak kedua. Bek tengah asal Indonesia itu mencoba memutus serangan Juventus dengan back-pass, namun umpan yang terlalu lemah berhasil direbut oleh striker Juventus, Jonathan David. Pemain Kanada itu kemudian berhasil membawa bola masuk ke kotak penalti dan mencetak gol ketiga Juventus hanya selang satu menit setelah gol kedua tim tamu.
Kesalahan Idzes ini menjadi sorotan tajam media dan penggemar sepak bola Italia. Meskipun Idzes bukan satu-satunya pemain yang mengalami malam yang sulit, insiden tersebut dinilai sebagai titik balik yang membuat Sassuolo semakin terpuruk. Beberapa statistik pertandingan menunjukkan bahwa Idzes melakukan sejumlah intervensi bertahan yang cukup, namun satu momen lapse konsentrasi ini justru jadi momen yang menentukan nasib permainan Sassuolo.
